Mahasiswa Datangi Dinsos dan P3A Kota Banjar

87
0

BANJAR – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar mendatangi kantor Dinas Sosial dan P3A Kota Banjar.

Mereka menganggap Pemerintah Kota Banjar belum maksimal dalam menangani pendataan dan penanganan warga miskin.

“Tujuan kami ke sini (Dinsos) ingin mengetahui sudah sejauh mana Dinsos menangani pendataan jumlah warga miskin di Kota Banjar,” kata Ketua PC PMII Kota Banjar Irfan Ali Syabana di kantor Dinsos Kota Banjar Kamis (11/7).

Menurutnya, Pemkot Banjar khususnya Dinas Sosial bertanggung jawab atas pendataan jumlah warga miskin. “Karena dari inilah awal mula bantuan-bantuan dari pemerintah bisa diberikan,” kata dia.

Ia juga menyinggung soal warga miskin yang tak memiliki tempat tinggal. “Kami juga menanyakan soal warga yang tinggal di bekas kandang sapi. Itu kan statusnya tumpang karang atau numpang ti bangunan milik orang lain. Nah apakah untuk menangani itu, Pemkot melalui Dinsos sudah berupaya dengan Dinas PU untuk menyediakan lahan?” ujarnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar Asep Tatang Iskandar mengatakan pendataan dari RT hingga desa sudah dilakukan dengan baik dan maksimal.

“Pendataan kita sudah lakukan pembaruan secara berkala, rutin. Bahkan sekarang juga kita sedang melakukan pembaharuan data untuk memasukan warga miskin yang belum masuk basis data terpadu (BDT),” ujar Asep.

Soal warga yang tidak memiliki rumah dan tempat tinggal, kata dia, bukan kewenangannya. “Tapi apa yang disampaikan teman-teman mahasiswa ini akan saya sampaikan ke wali kota. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.