Mahasiswa Desak Bupati Tasik Segera Tetapkan Direksi PDAM

968
0

SINGAPARNA – Organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Tasikmalaya meminta Bupati Ade Sugianto segera menetapkan dan melantik direksi PDAM Tirta Sukapura definitif. Sehingga tidak terlalu lama kosong dan diisi oleh Plt.

Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Tasikmalaya Rony Mardyana mengatakan, dampak belum diisinya direksi PDAM yang definitif akan mengganggu optimalisasi kinerja perusahaan. Walaupun sekarang diisi oleh Plt, tetap akan berbeda ketika ada pejabat yang definitif.

Baca juga : Kepala Puskesmas Singaparna & Bidan Puskesmas Sukahening Tasik Positif Corona

“Masyarakat tentunya mempunyai harapan dorongan dari eksekutif dan legislatif agar direksi PDAM definitif ini segera diisi agar kinerja BUMD lebih optimal dan membawa perubahan dibandingkan direksi periode sebelumnya,” ujarnya Rony kepada Radar, Kamis (17/9).

Mahasiswa pun, tambah dia, meminta bupati segera menetapkan direksi PDAM yang sudah diusulkan panitia seleksi sebanyak lima nama.

“Ketika direksi PDAM diisi, imbasnya pembenahan akan cepat dilakukan. Jadi pemilihan direksi ini jangan hanya sekadar formalitas pergantian saja. Akan tetapi intinya pembenahan di tubuh PDAM agar tidak mandek dan stagnan dalam kinerjanya,” ujar dia.

Pembina Koalisi Mahasiswa Rakyat Tasikmalaya (KMRT) Kabupaten Tasikmalaya Ryan Nur Falah mengatakan, belum diisinya direksi definitif di PDAM menjadi tanda tanya bagi publik, pasalnya panitia seleksi sudah menyerahkan lima nama untuk dipilih oleh bupati.

“Menurut saya ini akan muncul pertanyaan dari masyarakat, kenapa sampai belum diisi. Alasannya apa, ketika tidak diisi tentunya ada dampak dari itu pasti kepada kebijakan,” ungkap dia.

Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Multazam mengatakan, apa alasan atau argumentasi yang kuat sehingga direksi PDAM definitif belum kunjung ditetapkan. Padahal kandidat hasil dari seleksi sudah muncul.

“Kami melihat terjadinya kekosongan direksi PDAM definitif cukup menjadi alasan yang kuat untuk dilakukan pengisian. Tentunya jika terus kosong akan ada dampak terhadap produktivitas di PDAM,” ujar dia.

Kata dia, semua tahu tidak adanya direksi definitif di PDAM tentunya menghambat kinerja dan berbagai perubahan di BUMD tersebut.

“Kami mempertanyakan kenapa bupati belum kunjung menentukan direksi definitif untuk PDAM. Saya berharap segera ditentukan, karena kalau terus dibiarkan seperti ini khawatir ada anggapan sedang tahap lobi,” ujarnya.

Baca juga : Pasien Positif Corona di Kota Tasik Nambah 1, Meninggal 1

Terkecuali, kata dia, ada alasan substansial atau mendesak. Kalau melihat sampai hari ini sebenarnya tidak ada alasan untuk menunda penetapan direksi definitif.

“Bahkan kami PMII juga mendorong dan meminta bukan hanya ditetapkan, kepada panitia teknis dan panitia seleksi hasil seleksi calon atau kandidat direksi ini harus diumumkan,” dorongnya. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.