Mahasiswa Jangan Kejar PNS

129
0

CIAMIS – STIKes Muhammadiyah Ciamis kembali menggelar seminar nasional kesehatan. Tujuannya untuk membantu mahasiswa menambah kredit poin dalam melengkapi syarat pembuatan surat tanda registrasi (STR). Juga, dalam rangka merealisasikan visi misi serta program pendidikan.
“Makanya harus mengadakan seminar nasional kesehatan. Mereka juga harus mengumpulkan kredit poin, baik untuk institusi atau mahasiswa atau perawat yang ada di sekitar Kabupaten Ciamis. Termasuk bidan,” ungkap Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis H Dedi Supriadi SSos Skep Ners MMKes ditemui disela acara Minggu (17/12).
Dia berharap mahasiswa dapat mengamalkan ilmunya dengan baik setelah lulus. Mereka juga diharapkan tidak terpaku pada cita-cita menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Karena, situasi sekarang sudah berbeda. Pengangkatan PNS sangat terbatas. Mahasiswa bisa bekerja di instansi / lembaga swasta atau menjadi mandiri. “Kita mengarahkan mereka jangan ketergantungan jadi PNS,” tandasnya. “Kenapa tidak mengamalkan ilmu itu ambil menghasilkan pekerjaan yang bisa langsung berhadapan dengan masyarakat,” sambungnya.
Ketua pelaksana seminar Rudi Herdiana mengungkapkan seminar nasional kesehatan itu diikuti sekitar 500 mahasiswa dan tenaga kesehatan dari Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, hingga Subang. Seminar itu menghadirkan sejumlah narasumber. Mulai dari pemerintah, asosiasi perawat, ikatan bidan, serta pihak swasta. Salah satunya Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Uus Sukmara SKM MM.
Dia mengatakan saat ini tengah terjadi globalisasi di berbagai aspek kehidupan manusia. Termasuk di bidang kesehatan. Hal ini membawa dampak tersendiri dan tantangan baru, serta pengaruh terhadap dunia kesehatan. Baik dalam penggunaan teknologi yang lebih modern, sistem pelayanan, hingga kondisi sosial masyarakat yang mengalami perubahan secara drastis. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.