Mahasiswa Malaysia Mengajar di Madrasah

309
0
BERSIHKAN. Mahasiswa ITP USM bersama siswa MA Pesantren Persis Al Amin Cikoneng membersihkan Pantai Pangandaran.

TASIK – Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Persis Al Amin Ciamis kedatangan tim mahasiswa dari Universiti Sains Malaysia (USM).

Mereka berada di sekolah tersebut sejak 18 Maret sampai 2 Mei dalam program International Teaching Practicum (ITP).

Kepala MA Pesantren Persis Al Amin Parid Wadji SAg mengatakan sekolahnya sudah dua kali kedatangan tim ITP atau KKN dari Malaysia.

Dengan kedatangan mahasiswa itu, banyak manfaat serta ilmu baru yang bisa diambil, utamanya untuk kemajuan sekolah.

“Kami sangat mendukung. Banyak hal-hal baru yang inovatif dan kreatif, baik dalam metode pengajaran, fasilitas pengajaran dan lainnya sehingga kekurangan dapat diperbaiki dan yang sudah bagusnya dipertahankan,” tutur Parid Rabu (25/4).

Koordionator tim mahasiswa ITP Universiti Sains Malaysia (USM) Siti Aisyah menuturkan program ITP merupakan program kerja sama dengan mahasiswa Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya. Program intinya ada tiga, yaitu mengajar, riset dan project.

Untuk mengajar dan riset mengambil lokasi di Pesantren Persis Al Amin Cikoneng, Ciamis. Sedangkan untuk project lokasi yang dikunjungi Pangandaran dan Pantai Cipatujah.

”Dari hasil riset kami selama mengajar santri di sini aktif bertanya, berani mencoba, semangat belajar tinggi dan rasa ingin tahunya tinggi.

Selain itu yang tidak ada di Malaysia antara siswa ke guru yaitu di sini siswa lebih menghormati gurunya dengan salam tangan kepada para guru dan juga kepala sekolah, itu bagus,” tutur Siti.

Selama di Pesantren Persis Al Amin, tutur Siti, dia bersama tiga temannya selain praktik mengajar juga belajar mengenai lingkungan dan mengenai kearifan budaya masyarakat sekitar Cikoneng, Ciamis.

”D isini juga orang-orangnya ramah sekali. Kulinernya juga enak dan kreatif,” ungkapnya.

Siti menambahkan untuk program project ke Pangandaran dan Cipatujah adalah Beach Clean Up. Jenis kegiatannya kebersihan, memungut sampah, daur ulang sampah menjadi kerajinan, malam refleksi dan menjaga flora-fauna. (ais)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.