Sempat Praktik Kerja Lapangan di Puskesmas

Mahasiswa Pembunuh Dikenal Pendiam

392
0

TASIK – Dua hari usai membunuh Oon Saonah alias Ica (32) di Hotel Daya Grand Kota Tasikmalaya. Pelaku yang tercatat sebagai mahasiswa diketahui masih mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Namun anak kampus tersebut, tidak hadir di tiga hari terakhir masa PKL yang bertempat di Puskesmas Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.

Kepala Puskesmas Kahuripan Kecamatan Tawang dr Aa Ahmad Suhendar mengakui pelaku (RFH, Red) sempat melaksanakan PKL di tempatnya. Dia pun tidak menyangka sebelum PKL, sudah melakukan kejahatan. “Saya juga tahu informasi itu dari pegawai,” ungkapnya saat dihubungi Radar, Kamis (28/3).

Jadwal praktik PKL pelaku dimulai sejak tanggal 8 Maret 2019 atau dua hari setelah kejadian pembunuhan terhadap janda muda 6 Maret 2019.

Namun, di hari pertama PKL, pelaku tidak mengikuti pembinaan dan apel sebagaimana mahasiswa PKL lainnya. “Karena dia kesiangan datang,” terang Ahmad.

Pembimbing Mahasiswa PKL di Puskesmas Kahuripan Kecamatan Tawang Fitri Fitrianie mengatakan pelaku sering datang kesiangan, dia pun sempat menegurnya karena dianggap tidak disiplin. “Apalagi pas hari pertama, dia kesiangan dan tidak menggunakan seragam,” ceritanya kepada Radar.

Meskipun datang kesiangan hingga tanggal 13 Maret 2019, pelaku masih hadir dan melaksanakan tugasnya mengunjungi rumah pasien puskemas. Tanggal 14 Maret, kata Fitri, pelaku sempat meminta izin tidak masuk dengan alasan sakit.

Bahkan dalam beberapa percakapan terakhir via Whatsapps, pelaku tiba-tiba meminta maaf kepadanya.

Fitri pun mengaku merasa aneh, karena PKL masih tetap berjalan. “Biasanya kan ada yang minta maaf itu kalau sudah selesai PKL,” terangnya.

Keanehan Fitri terjawab, saat petugas kepolisian datang ke Puskesmas Kahuripan. Dia menanyakan tentang pelaku kepada Fitri selaku pembimbingnya. “Dari situ baru saya tahu,” ujarnya.

Fitri sempat menghubungi pelaku, namun tidak ada respons apapun dari mahasiswa semester enam itu. Tambah Fitri, tanggal 15 Maret nomor kontak yang digunakan sudah tidak aktif lagi. “Ke sininya sudah tidak ada komunikasi lagi,” tuturnya.

Kupu-Kupu

Pelaku pembunuh janda muda di Hotel Daya Grand, RFH dinilai sebagai mahasiswa dengan kepribadian lugu dan tertutup.

Orang di sekitarnya pun tidak mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi oleh pria asal Kecamatan Cikalong itu.

Pembimbing Mahasiswa PKL di Puskesmas Kahuripan Kacamatan Tawang Fitri Fitrianie mengenal RFH sebagai pribadi sopan namun pendiam. Tetapi selama menjalin komunikasi, dia belum pernah membicarakan permasalahan di luar masalah PKL. “Sejauh yang saya kenal dia orangnya sopan,” katanya.

Fitri tidak menyangka mahasiswa yang dibimbingnya itu bisa melakukan perbuatan kriminal, terlebih pembunuhan. Pasalnya selama PKL tidak ada gelagat yang mencurigakan. “Saya sampai lemas pas tahu, antara percaya enggak percaya,” tuturnya.

Dari beberapa teman RFH yang ditemui Radar mengatakan temannya tersebut merupakan pria yang tidak banyak berbicara. Jika tidak ada perkuliahan di kampus, maka dia akan langsung pulang. “Bisa dibilang Kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang),” ujarnya meminta identitasnya tidak disebutkan.

Teman-teman di sekitarnya menganggap RFH sebagai orang yang cukup tertutup, meskipun hampir setiap hari bertemu. Dia belum pernah menunjukkan selayaknya orang yang memiliki masalah. “Paling hanya ngobrolin masalah kuliah saja,” katanya.

Dari segi penampilan, RFH bukan mahasiswa yang punya gaya hidup borjuis. Pakaian-pakaian yang biasa dikenakan tergolong biasa saja, juga tidak banyak tingkah.

Adapun perubahan terjadi, salah satu temannya pernah ditanyai soal penggunaan sebuah ponsel merek ternama. Saat itu pun RFH mencoba mencari produk hp di website jual beli online. “Dia cari-cari di Bukalapak,” tuturnya.

Padahal sebelumnya, RFH sempat meminjam uang sampai ratusan ribu kepada beberapa teman. Akan tetapi tidak disebutkan uang itu untuk keperluan apa. “Ada minjam uang ke saya, tapi enggak dikasih,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.