Mahasiswa Sarankan Wali Kota Tasikmalaya Mundur

290
0
MENGGELIAT. PC PMII Kota Tasikmalaya berfoto bersama usai diskusi di sekretariatnya, Minggu (26/5). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TAWANG – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Is­lam Indonesia (PMII) Kota Tasik­malaya menyarankan Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Bu­­diman mundur dari jabatan ke­­pala daerah. Hal ini berkaitan de­­­ngan status tersangka dugaan gra­­­tifikasi yang ditetapkan oleh Ko­­­misi Pemberantas Korupsi (KPK).

“Sebagai negarawan, eloknya mengundurkan diri ketika menyandang status tersebut. Secara etika, baiknya begitu. Meski secara hukum berhak untuk terus menjabat,” ucap Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya Imam Farid Muslim usai diskusi dan tadarus di sekretariatnya, Minggu (26/5).

Pihaknya menilai, apabila Budi terus menjabat bisa menimbulkan citra kurang baik bagi iklim roda pemerintahan. “Bila dibiarkan berlanjut, bisa menjadi preseden buruk untuk keberlangsungan iklim pemerintahan. Kami sarankan beliau mundur,” ucap mahasiswa Unsil tersebut.

Sekretaris PC PMII Kota Tasikmalaya Deni Romdoni mengatakan, belakangan ini pemkot berencana merotasi dan memutasi sejumlah pejabat pemerintah dengan dalih kebutuhan formasi pegawai. “Namun, nampaknya tidak elok ketika pejabat nanti dilantik beliau yang tengah menyandang status hukum. Opini publik pun bisa meliar dengan segala tuduhan yang belum tentu juga kebenarannya,” kata dia.

Belum lagi, kata dia, kebijakan-kebijakan lain yang sekiranya sensitif diputuskan wali kota saat ini, secara tidak langsung, menghambat laju pemerintahan dan suasana pelayanan pemerintah. “Kemudian ba­gaimana kebijakan strategis harus diputuskan, sementara nantinya pengambil kebijakan itu tidak tuntas melaksanakan tugasnya. Siapa yang bertanggungjawab atas hasil evaluasi kebijakannya tersebut,” ujar dia.

“Ini masih memasuki pertengahan tahun, tentu banyak urusan strategis yang harus dieksekusi pemegang kebijakan tertinggi di kota. Jangan sampai, status menggantung semacam ini justru menghambat laju pemerintahan,” tambah dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.