Mahasiswi Uniga Siap Bertarung di PON 2020

73
0
istimewa SEMANGAT. Atlet Tarung Derajat asal Kabupaten Garut yang juga mahasiswi Uniga, Ainun Kuswandi akan memperkuat Jabar di ajang PON XX.

TAROGONG KIDUL – Ainun Kuswandi, atlet Tarung Derajat asal Kabupaten Garut masuk deretan atlet yang akan memperkuat kontingen Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua tahun depan. Keberhasilan mahasiswi Penjas Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Universitas Garut (Uniga) itu dicapai setelah laga babak kualifkasi PON (Pra PON) di GOR Pajajaran, Bandung (21-24/11) meraih medali emas di kelas 45-48 kilogram.

Ketua Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Garut Jajang Ismail Al Masarin mengatakan mahasiswi semester V Penjas FPIK Uniga itu telah mengulang sukses pendahulunya, Gesti Fransiska yang juga mahasiswi Uniga. Mereka merupakan bagian dari atlet yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan olahraga Kabupaten Garut.

“Berawal dari Pomda, Pomnas, Ainun Kuswandi mampu menyabet gelar dan menunjukan prestasi yang pesat serta memperlihatkan grafik yang terus menanjak dan terbuki di event penting Pra PON, dia mampu menunjukan prestasi yang gemilang. Semua berkat bimbingan yang ulet dari sang pelatih, Dian Hadianto SH disamping sang atlet yang tekun berlatih,” ujar Jajang.

Dalam pra-Pon, kata Jajang, Ainun menumbangkan petarung dari Lampung 3-0, Aceh 3-0, Sumbar 3-0 dan di final bertemu dengan Jawa Timur atas nama Rimianty Amelia 2-1. “Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Garut khususnya dan Jabar pada umumnya, semoga Ainun mampu konsisten dan sukses meraih emas di PON Papua,” kata dia.

Ketua KONI Garut sekaligus Rektor Universitas Garut Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng bangga. “Atas nama KONI Garut dan seluruh civitas akademika Uniga, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ainun Kuswandi yang telah lolos PON Papua. Ainun telah menambah deretan panjang atlet bela diri asal Garut dan juga mahasiswa Uniga yang mampu meraih prestasi membanggakan,” ungkapnya.

Syakur menambahkan dalam raihan prestasi, jangan lupa ada peran pelatih dan cabor, sehingga Ainun mampu tampil maksimal.

Loading...

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Kang Dian Hadianto dan Kang Jajang Ismail yang telah mampu melakukan pembinaan atlet, sehingga banyak melahirkan atlet Tarung Drajat yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Ketua Program Studi Penjas FPIK Uniga Azhar Ramadhan Sonjaya MPd berharap kesuksesan Ainun mampu memotivasi mahasiswa lainnya. “Seperti yang disampaikan pak rektor kami, Penjas FPIK Uniga sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan cabor Tarung Derajat yang mampu memberikan pembinaan maksimal. Kami mendoakan Ainun sukses dan tampil gemilang pada ajang bergengsi PON 2020 di Papua nanti,” ujarnya. (son/yna/rls)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.