Mahfud MD Sarankan Jangan Golput, Jangan Biarkan Orang Jahat Pimpin Negara, Siapa Maksudnya?

8
Mahfud MD

JAKARTA – Pilpres 2019 mendatang akan kembali menjadi pengulangan Pilpres 2014 lalu dan mempertemukan kembali Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Selain itu, Pilpres tersebut juga akan dibarengi dengan Pemilihan Legislatif untuk DPRD, DPD sampai DPR RI.

Hari pencoblosan sendiri akan dilaksankan serentak pada April 2019 mendatang.

Fenomepa golput sendiri tetap menjadi bayangan yang diyakini masih akan terjadi dalam pesta demokrasi terbesar di Indonesia itu.

Karena itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta masyarakat agar tak golput.

Sebaliknya, masyarakat harus mempergunakan hak pilihnya untuk ikut menentukan masa depan bangsa.

Demikian disampaikan Mahfud di sela acara pembekalan bagi para bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

Menurut Mahfud, sikap tidak memilih alias golput (golongan putih) itu sama sekali tidak relevan di masa sekarang.

“Enggak boleh Golput,” tegas Mahfud.

Pakar ilmu hukum tata negara ini menambahkan, menjadi pemilih dalam Pemilu bukan berarti memilih pemimpin yang paling bagus di antara yang bagus-bagus.

Bagi Mahfud, memilih dalam Pemilu bertujuan untuk menghindari orang jahat memimpin Indonesia.

“Kita memilih bukan untuk memilih yang bagus betul, tapi menghindari orang jahat untuk pimpin negara,” jelasnya.

“Oleh sebab itu rakyat harus memilih,” tutup Mahfud.

Mahfud menyatakan, orang yang golput itu adalah orang yang tidak rasional.

Orang yang punya harapan untuk memperbaiki, kalau tidak mempergunakan haknya pasti akan terpilih orang yang lebih buruk dari yang sebelumnya.

“Kemudian yang milih orng yang tidak baik dan tidak punya harapan yang jelas terhadap masa depan bangsa ini. Maka dari itu ga perlu golput,” tutupnya.

(ald/rmol/ruh/pojoksatu/radartasikmalaya)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.