Makin Seenaknya Buang Sampah

175
0
MENUMPUK. Sampah plastik menumpuk di tiang traffic light di perempatan Jalan Siliwangi-BKR-Peta, Jumat (29/3). Firgiawan / Radar Tasikmalaya
Loading...

TAWANG – Tumpukan-tumpukan sampah terlihat di beberapa titik di Jalan Siliwangi, Jumat (29/3). Tumpukan sampah yang paling mencolok berada di tiang traffic light perempatan jalur penghubung Jalan Siliwangi, BKR dan Jalan Peta.

Salah seorang penjaga toko di kawasan perempatan Jalan Siliwangi, Ina Aprianti (27) menyebut, penumpukan sampah itu mengganggu kenyamanan warga sekitar dan para pelaku usaha. Biasanya, tumpukan sampah itu diangkut langsung oleh petugas kebersihan. Namun, kemarin pagi sama sekali tidak ada yang mengangkutnya.

Ina tidak mengetahui pasti siapa yang membuang sampah di traffic light. Yang jelas warga dan para pemilik toko di kawasan itu tidak ingin lingkungannya dicemari sampah karena bisa menjadi sarang penyakit. “Kalau pagi-pagi saat mau buka toko, tahu-tahu sudah menumpuk saja. Kelihatannya bukan orang sekitar sini. Sebab, kita juga tertib kalau membuang sampah. Biasanya ke TPS terdekat kalau tidak menunggu saat petugas kebersihan menyisir,” tutur dia.

Seorang pengguna jalan, Wawan (36) menyayangkan adanya pemandangan tak sedap itu. Apalagi, perempatan jalan itu dekat dengan Kampus Universitas Siliwangi (Unsil). “Aduh ini kan dekat kampus ya. Harusnya petugas kebersihan sigap, kemudian warga juga jangan dibiasakan seperti ini, kurang elok,” ucapnya mengeluh.

Menurut dia, penumpukan sampah bukan pada tempatnya itu sebagai bukti bahwa kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah sembarang masih rendah. Dia juga seringkali melihat sampah menumpuk di jalan-jalan lain yang bukan tempat pembuangan sementara (TPS) resmi. “Harusnya warga di sini juga perhatikan. Minimal menegur ketika ada yang sengaja membuang di simpang jalan, bukan malah ikutan buang di situ juga,” ujar dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya H Dudi Mulyadi menyebutkan, petugas kebersihan memang kerap kali mengangkut sampah di perempatan Jalan Siliwangi. Kawasan itu sudah jelas bukan TPS. “Kita juga tengah fokus melayani TPS yang resmi, kalau pun sekalian melintas pasti diangkut,” katanya.

Dudi benar-benar tak habis pikir ada orang yang buang sampah di traffic light. Apalagi di titik itu sangat ramai. Tentunya orang yang membuang sampah di sana bisa kelihatan warga sekitar. “Memang dari lokasi TPS liar tersebut, beberapa meter ke arah Cilolohan itu kita sediakan TPS. Rutin kami angkut karena resmi,” kata dia.

Dia mengajak masyarakat sekitar Jalan Siliwangi untuk proaktif mengingatkan para pembuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang bukan pada tempatnya, selain mengganggu estetika, juga rentan menimbulkan berbagai penyakit. “Ya kondisi di situ kan cukup padat pertokoan, kuliner dan segala macam. Kita harap di samping petugas kami akan mengangkuti sampah, warga juga bisa mengawasi supaya membuang sampah lebih tertib,” kata dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.