Malam Ini Layanan IGD dan Ruang Dahlia RSUD Kota Tasik Buka Lagi

340
0

KOTA TASIK – Setelah sempat ditutup karena 1 tenaga kesehatan (Nakes) terkonfirmasi positif corona, 2 ruangan di RSUD dr Soekarjdo Kota Tasikmalaya yang sempat ditutup kemarin (02/11), malam ini (03/11) kembali dibuka.

Kedua ruangan yang sempat ditutup demi kepentingan traking dan sterelisasi itu adalah ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruang Dahlia.

Kabid Pelayanan RSUD dr Soekardjo, Dudang Erawan Suseno membenarkan hal tersebut.

Kata dia, manajemen RSUD telah memutuskan malam ini jam 21.00 WIB pelayanan di dua ruangan yang sempat ditutup dibuka kembali.

“Ya nanti malam layanan di 2 ruangan yang sempay ditutup dibuka lagi. Bisa cepet dibuka karena kita sudah tracking dan sudah periksa swab tadi pagi,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Selasa (03/11) sore.

“Jadi Alhamdulillah untuk dokter di IGD semua negatif. Tapi hasil swab untuk profesi lain baik itu perawat dan apoteker belum ada,” sambungnya.

Loading...

Tapi, terang dia, pihaknya bisa mengoperasionalkan kembali kedua ruangan itu karena hubungannya membawa tenaga perawat dari ruangan yang kompetensinya perawat klinik sudah sesuai dengan kemampuan gawat darurat.

“Artinya tak ada masalah untuk tenaga medisnya. Sudah bisa diantisipasi. Karena sudah ada hasilnya dan perawat yang akan bertugas di sana sudah ada. Jadi kita rencanakan buka nanti malam jam 21.00 WIB,” terangnya.

Sedangkan yang diswab tadi pagi untuk proses traking kira-kira ada 74 orang dan sudah diswab tadi pagi. Untuk dokternya adalah 10 orang dan hasilnya semua negatif.

Tinggal hasil swab perawat dan petugas lainnya belum muncul hasilnya. Kemungkinan 2 atau 3 hari kedepan akan diketahui hasil test swabnya.

“Untuk swab dokter hasilnya cepat karena kita operasional, hubungannya dengan dokter jaga ruangan. Bukan hanya di gawat darurat. Jadi menggunakan TCM (tes cepat molekular) yang ada di kita,” bebernya.

Untuk teman-teman yang lain yang bertugas di kedua ruangan itu, tambah Dudang, hasil swabnya sedikit memakan waktu karena keterbatasan ketersediaan alat pemeriksaan.

“Jadi kita kordinasi dengan rumah sakit di Kabupaten Tasik, SMC untuk yang dokter. Jadi lebih cepat,” tambahnya.

Disinggung mengapa buka malam ini, jelas dia, karena pihaknya berfikir layanan gawat darurat masyarakat, lalu sift malam dimulai jam 21.00 WIB, dan sejak kemarin sore sudah melakukan sterilisasi ruangan.

“Juga servis AC serta lain-lainnya. Jadi persiapannya sudah beres sore ini. Maka kita siap nanti malam membuka lagi IGD. Dari kasus kemarin mudah-mudahan tak ada tambahan ya,” jelasnya.

Tukas dia apakah nakes yang positif itu tertular dari kegiatannya di luar RSUD? Menurutnya hal itu bisa saja terjadi. Karena kalau tertular dari pasien maka tak hanya seorang.

“Kalau pastinya dari mana kita masih lakukan tracking ya. Tapi 1 nakes yang positif itu sebelumnya ada acara pernikahan keluarga lalu dia masuk dines. Tapi itu baru dugaan sementara kami. Pernikahannya lokasinya di mana saya kurang tahu pasti,” tukasnya.

Namun soal ini pihak manajemen RSUD juga sudah kordinasi dengan Dinkes untuk melakukan traking dari luar wilayahnya.

“Jadi semua yang ditutup kemarin dibuka semua malam ini,” tandasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.