Malam Tahun Baru di Kota Tasik, Tanpa Keramaian, Kawasan Ini Ditutup & Dijaga Ketat Petugas

369
0
radartasikmalaya.com
Plt Wali Kota Tasik, Muhammad Yusuf memberikan arahan kepada tim penindakan Satgas Penanganan Covid-19, Kamis (17/12) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sejak 2 bulan terakhir menyebabkan Pemerintah Kota (Pemkot) tasik mengambil langkah strategis saat malam tahun baru 2021.

Langkah itu adalah, menutup semua tempat keramaian publik. Termasuk tak ada kegiatan malam tahun baru yang membuat kerumunan massa.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, Muhammad Yusuf yang ditemui radartasikmalaya.com usai memimpin apel sosialisasi perubahan perilaku dan monitoring lapangan BPBD Provinsi Jawa Barat di Taman Kota, Kamis (17/12) siang.

“Jadi nanti di malam tahun baru 2021 kita akan menutup semua fasilitas keramaian publik. Seperti kawasan Dadaha, jalur pusat pertokoan Cihideung, Alun-alun dan lain sebagainya,” paparnya.

“Termasuk untuk kegiatan perayaan apapun terkait malam tahun baru seperti pesta kembang api tidak boleh. Kita perketat semua kegiatan di malam tahun baru. Petugas Satgas akan menindak tegas jika ada yang melanggar hal ini,” sambungnya.

Loading...

Terang dia, keputusan ini diambil setelah melalui proses diskusi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan sesuai edaran dari pemerintah pusat.

“Ini adalah langkah untuk mengantisipasi agar tak ada kerumunan massa. Pesta kembang api pun ditiadakan. Karena biasanya yang meramaikan kerumunan orang itu adalah kembang api. Jadi saya mohon itu betul-betul ditertibkan,” terangnya.

Yusuf menambahkan, perayaan tahun baru kali ini diharapkan dihelat dengan penuh khidmat dan dirayakan di rumah masing-masing. Serta tak dirayakan di jalan-jalan umum agar taka da kerumanan massa.

“Karena kan suasa pandemi di Kota Tasik ini tengah terus meningkat. Kita tak berharap ada lagi kluster-kluster baru. Ya misalnya disebut kluster malam tahun baru. Kita tidak harapkan hal itu,” tambahnya.

Yusuf pun mengakui, pihaknya mulai kewalahan menangani lonjakan kasus positif di saat pandemi Covid-19 kali ini. Karena, pasien yang daftar tunggu saja sudah lebih dari 200 orang.

“Maka langkah preventif antisipasi penyebaran Covid ya jangan ada keramaian massa. Karena jelas harus jaga jarak. Kawasan pertokoan juga dari Alun-alun akan ditutup saat malam tahun baru,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

Baca Juga :
MAKIN PARAH.. Mulai Jam 20.00 Semua Tempat Usaha di Kota Tasik Harus Tutup!

Kasus Covid-19 di Kota Tasik Makin Melonjak, Pemkot Akan WFH PNS 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.