Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19.1%

7.1%

71%

MAN 2 Tasik Berprestasi Lewat Literasi

135
0
GALAKKAN LITERASI. Forum Remaja Literasi (Formasi) MAN 2 Tasikmalaya foto bersama beberapa waktu lalu. Formasi punya tujuan meningkatkan literasi di madrasah. Dari kegiatan literasi ini, MAN 2 meraih banyak prestasi. Istimewa

TASIK – Mendongkrak daya baca dan tulis, siswa MAN 2 Tasikmalaya membentuk Forum Remaja Literasi (Formasi).

Bahkan Formasi ini merupakan salah satu ekstrakurikuler unggulan di MAN 2 Tasikmalaya.

Ketua Umum Formasi Sopia Nindi Anggraeni mengatakan, Formasi lahir dari tradisi membaca dan menulis di kalangan santri. Organisasi ini dibentuk pada 10 Maret 2018.

Baca juga : Kejaksaan Kaji BLT di Cisayong Tasik yang Jadi Sembako

“Berawal dari kemauan para siswa untuk membentuk wadah yang berkonsentrasi dalam dunia sastra. Hal ini kemudian didukung oleh guru,” ujarnya kepada Radar, Jumat (5/6).

Sopia mengatakan, berawal dari kumpulan kecil yang memiliki hobi sama dalam membaca-menulis maka terbentuklah Formasi.

“Minat baca di madrasah sudah tinggi, kami ingin terus mendongkrak daya baca ini sehingga bisa membentuk bibit unggul,” katanya.

Forum ini memiliki moto Berdedikasi untuk Prestasi Melalui Literasi, Menuju Jabar Literat, Jabar Kahiji.

“Kami memiliki tujuan mewujudkan MAN 2 Tasikmalaya sebagai madrasah yang memiliki minat dan daya membaca yang tinggi menuju madrasah ramah anak berbasis literasi,” kata dia.

Sopia menjelaskan, seiring peradaban yang menuntut intelektualitas, Formasi hadir dengan program kegiatan yang mengikuti zaman dan up to date.

Mulai dari Gama (Gerakan Ayo Membaca), Gadis (Gerakan Ayo Diskusi dan Menulis), Ngampus (Ngabring Mangkat ka Perpus) dan Garasi (Gerakan Ayo Berprestasi).

“Adapun program kerja yang kami susun telah disepakati seluruh anggota. Dimulai dari program harian Ngampus, program ini bertujuan menghidupkan perpustakaan, siswa diajak untuk mengunjungi perpustakaan pada saat waktu senggang, seperti pada jam istirahat,” kata dia.

Setiap siswa, ujar Sopia, wajib mengunjungi perpustakaan minimal satu kali dalam satu minggu.

Setiap siswa akan diberi kartu kunjungan yang dibawa setiap mengunjungi perpustakaan agar ditandatangani oleh pustakawan atau kepala perpustakaan.

Selanjutnya program mingguan, Gadis yaitu Gerakan Ayo Diskusi. Program ini memiliki tujuan untuk menambah wawasan siswa seputar ilmu pengetahuan, akhlak, kepribadian remaja atau kehidupan sosial budaya dan kewarganegaraan.

Melalui program ini siswa diajak untuk menggali informasi sebagai bahan diskusi dengan tema yang telah ditentukan.

Selain itu, siswa diharapkan mampu belajar menyampaikan informasi yang didapat untuk melatih kemampuan public speaking.

Program ini dilaksanakan setiap Senin setelah salat Zuhur.

Terakhir terdapat program bulanan Gama yaitu Gerakan Ayo Membaca.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya membaca siswa dengan diwajibkan membaca minimal satu buah buku dalam waktu satu bulan.

Setelah siswa selesai membaca, siswa diharuskan menulis resensi. Kemudian resensi tersebut disampaikan kepada semua anggota Formasi.

Program ini juga melatih kemampuan siswa di bidang tulis-menulis.

“Untuk mengetahui perkembangan membaca siswa, maka diadakan pertemuan bulanan pada Sabtu minggu ke-4.

Lalu ada Garasi (Gerakan Ayo Raih Prestasi), program ini sebagai sarana bagi siswa untuk menyalurkan bakatnya di bidang literasi untuk dibina dan diperdalam, sehingga mampu menorehkan prestasi,” kata Sopia.

Lanjut Sopia, program yang digulirkan tak lepas dari kerja sama berbagai pihak, di antaranya dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya dalam kegiatan Kolecer (Kotak Literasi Cerdas), Bunda Literasi Kabupaten Tasikmalaya dan lain-lain.

Sementara itu, Ketua Formasi tahun 2018/2019 Asy’ari Muhammad Fahmi mengatakan, dalam menghadapi pandemi ini organisasi Formasi ini tetap berusaha aktif dalam wadah online.

“Kami berupaya mengoptimalkan ekstrakulikuler seperti biasanya namun dengan gerakan yang berbeda yakni dengan memanfaatkan sosial media. Kami telah mengadakan beberapa diskusi online dengan mengandalkan beberapa pembicara andal seperti Kang Muhammad Wafa Ridwanullah yang merupakan Sekretaris Jenderal Forkomnas KPI Wilayah 2,” ujarnya.

Sampai saat ini, kata ia, Formasi memiliki 3 generasi dan siap menyambut generasi bibit unggul selanjutnya.

Baca juga : Naikan Kualitas Pendidikan, Wali Kota Tasik Rotasi 28 Kepsek SD-SMP

Ia menambahkan, Formasi telah menyabet berbagai prestasi di antaranya Juara GTK Literasi Madrasah Nasional, Juara Lomba Baca Puisi Nasional 2020 dan masih banyak prestasi lainnya.

Bahkan Formasi juga menerbitkan buku berjudul Literasi Cinta untuk Madrasah. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.