Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.3%

MAN 2 Tasik Punya Green House

73
0
foto-foto: ISTIMEWA. PANEN. Guru MAN 2 Tasikmalaya memilih sayuran dari hasil panen di green house, beberapa waktu lalu. MAN 2 Tasikmalaya membangun budaya bersih dan melestarikan lingkungan.
foto-foto: ISTIMEWA. PANEN. Guru MAN 2 Tasikmalaya memilih sayuran dari hasil panen di green house, beberapa waktu lalu. MAN 2 Tasikmalaya membangun budaya bersih dan melestarikan lingkungan.

TASIK – Budaya lingkungan sehat dan bersih harus dimulai di ranah pendidikan. Hal itu memberi kesadaran siswa akan pentingnya melestarikan alam. Untuk itu, MAN 2 Tasikmalaya membentuk Ekstrakurikuler Madrasah Pecinta Lingkungan dan Alam (Mapela).

Kepala MAN 2 Tasikmalaya Dra Hj Neng Ida Nurhalida MPd menyampaikan, demi menciptakan lingkungan madrasah yang berwawasan yang bersih dan sehat, pihaknya mendirikan ekstrakurikuler Mapela satu tahun lalu.

Tujuannya sebagai wadah untuk siswa yang menyukai alam sehingga memupuk bakat, minat, kreativitas dan kepedulian mereka terhadap lingkungan.

“Ini menjadi wadah pembinaan generasi muda yang mencintai alam. Sehingga di forum ini mereka dapat lebih mengetahui, memahami dan berperilaku melestarikan lingkungan hidup,” katanya kepada Radar, Jumat (21/8).

Lanjutnya, adanya interaksi langsung siswa dengan lingkungan dan alam menjadi salah satu gebrakan baru untuk kemajuan madrasah. Terlebih siswa harus mempunyai kemampuan intelektual, psikomotorik dan afektif.

“Maka madrasah mempunyai program-program untuk menciptakan siswa cerdas, sehat dan bersih. Serta mewujudkan madrasah yang berbudaya adiwiyata,” ujarnya.

Dengan adanya organisasi Mapela ini, pihaknya bukan hanya mengincar penghargaan adiwiyata namun agar madrasah lebih mudah memanfaatkan ruang terbuka hijau.
Ia menyebutkan, di MAN 2 Tasikmalaya terdapat green house dengan jenis sayuran dan buah. Model bertanamnya dengan cara hidroponik.

“Hasilnya dijual kepada guru dan karyawan sekolah. Kemudian uangnya diputar kembali untuk operasional penyemaian kembali dan pemeliharaan tempat,” katanya.

Di samping green house, MAN 2 Tasikmalaya melakukan program bank sampah. Hal ini berguna untuk menanggulangi banyaknya sampah plastik di madrasah. “Langkah ini demi tercapainya madrasah sehat dan bebas dari sampah plastik,” ujarnya.

Pembina Mapela Wimz Aziz Nuralam ST menyebutkan, ada 113 siswa MAN 2 Tasikmalaya yang bergabung dalam gerakan pencinta alam. Ia akan membina ekstrakulikuler ini agar terwujudnya generasi muda yang unggul, berakhlak mulia, berwawasan lingkungan hidup dan berkomitmen terhadap lingkungannya.

“Menumbuhkan, memupuk dan meningkatkan kepedulian dan kecintaan terhadap pelestarian lingkungan,” katanya.

Wadah ini, kata ia, sebagai teladan bagi siswa madrasah dalam menyalurkan atau mengembangkan potensi minat dan bakatnya. Terutama dalam melestarikan alam dan lingkungan di sekitarnya.

“Dengan mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan yang berbasis lingkungan hidup maka bisa mendukung kemajuan ilmu pengetahuan mereka, baik akademik ataupun non akademik,” ujarnya.

Program kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan salah satunya divisi bank sampah. Berfungsi membantu menangani pengolahan sampah di lingkungan madrasah. “Meningkatkan kondisi lingkungan madrasah terawat dan bebas sampah plastik,” katanya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.