Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Mancini Kembali ke Tradisi, Italia vs Yunani

14
0
uefa.com STRATEGI. Pelatih Italia Roberto Mancini akan menggunakan strategi dengan menguatkan lini tengah saat menjamu Yunani pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020.

ROMA – Empat tahun silam, Internazionale Milan menjadi salah satu kesebelasan yang cukup sibuk pada bursa transfer musim panas 2015

Pembelian gelandang mulai diperbanyak. Allenatore Inter saat itu Roberto Mancini lebih banyak berkreasi di lini tengah. Salah satunya menerapkan formasi 4-2-3-1, lini tengah Nerazzuri makin beragam lewat pemain-pemain yang ideal untuk bermain pada posisi ini.

Seperti menempatkan Kondogbia sebagai box-to-box midfielder dan Gary Medel yang bermain sebagai ball winner. Sementara untuk gelandang serang, Hernanes menjadi pilihan yang pas sebagaimana yang ia perankan selama ini

Formasi yang sama diterapkan Mancini dalam duel Italia versus Yunani di Kualifikasi Euro 2020 Grup J, Minggu (13/10) dini hari. Setelah bomber Stefano Sensi dibekap cedera, pelatih Gli Azzurri terpancing untuk menggunakan kreasi barunya.

Lini tengah Italia akan diisi lewat duet gelandang PSG Marco Verratti dengan sang Ball Winner Chelsea Jorginho. Kreasi lini serang mendapat sumbangan dari Federico Chiesa, Federico Bernardeschi dan Lorenzo Insigne yang terus menyuplai bola kepada bomber Torino Andrea Belotti.

Formasi sisi pertahanan kemungkinan diubah, full-back Inter Milan, Danilo D’Ambrosio mulai dimainkan di sisi kanan sementara fludificante AS Roma Leonardo Spinazzola siap beraksi di sayap kiri.

Para fullback bertipe menyerang lainnya seperti Giovanni Di Lorenzo dan Cristiano Biraghi dipastikan akan menjadi kandidat di posisi tersebut.

Formasi baru ini dirasa cukup ampuh meredam perlawanan juara Piala Eropa 2004 tersebut. Dalam laga kualifikasi sebelumnya, Gli Azzurri selalu mengandalkan formasi 4-3-3 yang sangat ampuh lewat kemenangan di seluruh laga Grup J.

Kans Italia untuk lolos sangat besar. Asalkan bisa mengalahkan Yunani, lalu Armenia gagal menang melawan Liechtenstein. Yunani yang kini berada di posisi empat juga punya peluang lolos dengan mengalahkan Italia.

Italia sudah berhadapan dengan skuat John van’t Schip pada matchday 3, Juni lalu. Italia menang 3-0 lewat gol-gol Nicolo Barella, Lorenzo Insigne, dan Leonardo Bonucci. Hasil yang sama bisa saja terjadi jika Italia mampu memaksimalkan laga mereka di Stadio Olimpico, Roma. (fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.