Beranda Ciamis Manfaatkan Lahan 25 Hektare untuk Tanam Buah

Manfaatkan Lahan 25 Hektare untuk Tanam Buah

87
BERBAGI

Pemerintah Desa Werasari bersama Kelompok Tani Sumber Ladang Andalan berencana menjadikan Bukit Indah Pasir Boma sebagai lokasi agrowisata. Upaya itu dimulai dengan menanam bibit durian simanoreh kuning dan durian montong.

IMAN S RAHMAN, Ciamis

WARGA Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis memanfaatkan mulai menanam bibit pohon durian di Bukit Indah Pasir Boma. Diantaranya durian simanoreh kuning dan durian montong.
Tujuan akhirnya adalah menjadikan bukit tersebut sebagai sentra buah yang nantinya bisa menjadi lokasi agrowisata. Kegiatan itu mendapat dukungan dari Kades Werasari Holid Abdul Rohman.
Holid mengatakan jumlah bibit pohon durian yang ditanam di Pasir Boma mencapai seribu pohon. Ditambah 1000 bibit pohon kelapa. Penanamannya dilakukan di atas lahan seluas 25 hektare.
Selain dua jenis tanaman buah itu, ke depan, pemerintah desa dan warga juga berencana menanam pohon lengkeng, apel dan lainnya.
“Ternyata lahan 25 hektare itu setelah kita tanami sangat subur. Makanya saat ini tengah kami rintis untuk dijadikan agrowisata buah-buahan,” ujarnya kepada Radar, saat ditemui di ditemui di Pasir Boma Minggu siang (25/3).
Pemilihan Pasir Boma untuk menanam buah-buahan didasarkan pada hasil tes yang dilakukan ahli pertanian. Bahwa, lokasi tersebut sangat cocok ditanami buah-buahan. “Usaha kami untuk menjadikan Pasir Boma sebagai lokasi agrowisata telah diketahui Pemerintah Kabupaten Ciamis dan ikut mendukung untuk terus dikembangkan,” katanya.
Kepala Dusun Cikupa Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kasman mendukung penuh upaya pengembangan agrowisata di Pasir Boma. Sebanyak 52 kelompok tani ia gerakan untuk ikut menanam pohon durian simanoreh dan montong. Kedua jenis durian itu dipilih lantaran memiliki rasa yang legit dan dagingnya tebal. Masa tanam sampai berbuah juga hanya sekitar enam tahun.
Pertimbangan lainnya, pohon durian jenis ini dapat beradaptasi dengan baik di dataran rendah seperti Desa Werasari. “Proses pengembangan budidaya durian, kami juga mendapat support dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Ciamis. Sehingga optimis lima atau enam tahun ke depan wilayah ini akan menjadi salah satu daerah sentra durian di Ciamis,” paparnya. (*)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.