Mantan Calon Bupati Tasik Diprediksi Nyalon Wali Kota Tasik, Azies: Saya Bebas Berpolitik

118
0
H Azies Rismaya Mahpud
Loading...

TASIK – Menjelang Pilkada Kota Tasikmalaya, nama Azies Rismaya Mahpud terus di dengung-dengunkan akan ikut kembali dalam kontestasi pesta demokrasi lima tahunan itu.

Mantan calon Bupati Tasikmalaya di Pilkada Tasikmalaya 2020 itu, diprediksi akan manggung kembali di perhelatan politik di Kota Tasikmalaya.

Untuk itu, Azies Rismaya Mahpud secara langsung menjelaskan terkait dirinya yang kembali di gadang-gadang maju di Pilkada Kota Santri.

Baca juga : BPJS Kesehatan KC Tasikmalaya Pastikan Tetap Jamin Pasien Cuci Darah

Kepada Radar, lelaki yang terkenal kalem itu ketika ditanya apakah memiliki niat maju kembali di even Pilkada? Azies mengaku mungkin saja terjadi, karena siapa pun punya hak untuk mencalonkan diri.

loading...

“Saya akui saat ini banyak warga Kota Tasikmalaya yang mendorong saya untuk ikut kompetisi di Pilkada, dan itu (dorongan, Red) sedang saya pikirkan serta pertimbangkan,” kata Azies yang sering disapa ARM.

Lalu ketika ditanya partai politik mana yang diincar untuk dijadikan perahunya maju di Pilkada? Azies menyebut semua partai politik akan coba berkomunikasi.

“Saya punya pengalaman dan catatan dari Pilkada sebelumnya, maju tidaknya nanti biar waktu yang akan menjawab. Yang pasti saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang setia kepada saya, “ ujar kakak kandung H Amir Mahpud itu.

Dia pun menegaskan apabila dirinya masih diberi kepercayaan masyarakat untuk maju di Pilkada. Maka hal tersebut, sebagai bagian ikhtiar mengabdikan diri secara luas ke masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Saya wait and see dan berproses saja. Selain itu juga menunggu kepastian Pilkada apakah 2022 atau 2024,”ujar Azies yang mengaku siap maju dengan seizin istri dan anak sulungnya M Husein Fadlulloh yang merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra itu.

Berkaitan wacana Partai Gerindra yang telah menyebut beberapa nama kandidat seperti diutarakan Dewan Pembina DPP Partai Gerindra H Amir Mahpud? Azies menegaskan dirinya menghormati proses-proses politik di partai mana pun.

“Tentunya apabila saya pun maju kan tergantung bagaimana dorongan dari masyarakat, bukan dorongan personal atau sekadar kemauan sendiri,” kata Azies.

“Saya kan manusia merdeka bisa memilah dan memilih dengan sikap sendiri, dengan partai yang saya anggap cocok chemistry-nya,” ujar dia menambahkan.

Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Fallah Sukaratu Tasikmalaya H Dede Salahudin menuliskan catatan politik soal keluarga Mayasari. Kala itu, Dede mengatakan dalam konteks demokrasi elektoral Pilkada langsung, posisi Mayasari akan sangat strategis dalam satu haluan dengan PPP.

Selain sebagai partai pemenang pemilu di Kota Tasikmalaya juga secara historis Mayasari dengan sosok H Azies Rismaya Mahpud-nya sangat melekat bersama Partai Ka’bah.

Bila di Kota Tasikmalaya yang akan memasuki perhelatan Pilkada dan terjadinya dinamika politik apapun dalam keluarga Mayasari dalam diri Azies Rismaya Mahpud melekat secara historis tidak lepas dari PPP.

Meski harapan bersanding dengan Partai Ka’bah dalam perhelatan Kabu­paten Tasikmalaya tak kunjung sampai. Tetapi adanya dorongan Mayasari masuk kembali dalam perhelatan di Kota Tasikmalaya dengan figur Azies Rismaya Mahpud masih tetap layak jual dan diperhitungkan.

Akan muncul istilah Azies Reborn, artinya ia harus menampilkan sosok yang menjadi dirinya sendiri jangan seperti dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

Keramahan dan kesederhanaan Azies menjadi sosok yang memiliki daya tarik tersendiri. Meski ia sudah cukup dalam hidupnya, tapi tidak terlihat arogansi dan sombong.

Azies adalah sosok yang sudah selesai dengan dirinya secara finansial. Tentu dengan harapan beliau menjadi penerus kebaikan keluarga besar Mayasari Bakti yang terjun dalam politik sesungguhnya, mencalonkan orang nomor satu di Kota Tasikmalaya semata-mata untuk menyejahterakan masyarakatnya. (igi/rga/kim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.