Mantan Ketua KONI Kota Tasik Dilimpahkan, Bendahara & Pemegang Kas Masih Diperiksa

730
0
radartasikmalaya
Petugas menunjukkan barang bukti uang dugaan korupsi KONI Kota Tasik, Jumat (22/01/21). foto; rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Kasus dugaan korupsi kasus dana hibah 2018 di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasik dengan kerugian negara sebesar Rp 1,133 miliar memasuki babak baru.

Tersangkanya, ES (66), yang tak lain adalah mantan ketua Umum KONI Kota Tasik.

Jumat (22/01) pagi, ES yang sejak 26 Oktober 2020 ditahan Polisi dilimpahkan serta kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasik.

Pantauan radartasikmalaya.com di Mapolres, ES memakai pakaian tahanan serba warna oranye dan tangan diikat langsung digiring Polisi masuk ke dalam mobil Toyota Avanza hitam.

Mobil berplat Z 1366 KO ini termasuk dari barang bukti dugaan korupsi.

loading...

Bersama tersangka, Polisi juga membawa 2 kotak plastik besar berisikan berkas kasus dan barang bukti uang tunai Rp1,133 M.

Kapolresta Tasik, AKBP Doni Hermawan melalui Kasatreskrim Polresta Tasik, AKP Yusuf Ruhimat membenarkan hal tersebut.

Kata dia, tersangka kini telah dilimpahkan serta barang buktinya ke Kejari Kota Tasik.

“Iya memang benar, telah kita limpahkan ke Kejaksaan pagi ini,” ujar Yusuf kepada radartasikmalaya.com.

Yusuf pun mengakui, saat ini kasus dugaan korupsi tersebut terus diusut pihaknya.

Bahkan, Senin (18/01) lalu, pihaknya telah menambah jumlah tersangka.

“Ya ada 2 tersangka baru dalam kasus ini. Yaitu bendahara dan pemegang buku kas kecil. Senin lalu telah kita gelar perkara,” singkatnya.

Sebelumnya, Polresta Tasik sudah menetapkan tersangka mantan Ketua KONI Kota Tasikmalaya berinisial ES.

Dia diduga melakukan penyalahgunaan dana hibah tahun anggaran 2018 senilai Rp 1,133 miliar.

Kasus ini berhasil diungkap unit Tipikor Reskrim Polresta Tasik, yang dipimpin Ipda Pramono.

ES sudah ditahan oleh kepolisian sejak 26 Oktober 2020 silam.

Dia dijerat pasal 2 dan 3 UU Nomor 20 Tahun 2001, perubahan atas perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

(rezza rizaldi)

BERITA TERKAIT :
Kasus KONI Kota Tasik Nambah 2 Tersangka

Ada Pejabat & Dewan di Korupsi KONI Kota Tasik? Begini Kata Polisi..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.