Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Marc Marquez Kembali Ukir Sejarah

8
0
Marc Marquez

BURIRAM – Alunan Marcha Real, lagu nasional Spanyol mengumandang ke seantero tribun penonton di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (6/10) sore. Ya, salah satu pembalap negeri itu menjadi kampiun dalam seri MotoGP kemarin.

Ialah Marc Marquez. Ia benar-benar layak menyandang gelar juara dunia 2019. Pembalap Repsol Honda itu tampil sangat gemilang. Start dari posisi tiga, Marquez akhirnya bisa melintasi garis finis di urutan terdepan. Ia pun langsung menempel rookie peraih pole, Fabio Quartararo.

Sepanjang balapan, The Baby Alien-sebutan Marquez- seperti tak mengenal rasa lelah. Ia terus mengejar rider Petronas Yamaha itu hingga empat lap jelang akhir balapan.

Ya, Quartararo melakukan start dengan begitu baik. Seperti pada lap pertama, ia mampu mengasapi Marquez dan Maverick Vinales. Tak pelak, Dovizioso yang ingin kembali menjadi kampiun ikut melakukan start dengan impresif setelah naik dari posisi tujuh ke empat.

Manuver cantik dari Marquez mampu menempel Quartararo. Keduanya makin menjauh di posisi satu-dua. Sementara Maverick Vinales berada satu detik dibelakangnya, posisi ketiga. Sementara itu Valentino Rossi berhasil naik ke posisi enam di lap kelima setelah melewati Joan Mir.

Race makin sengit di empat lap tersisa. Marquez hampir menyalip di trek lurus, sayang pembalap asal Spanyol sempat goyang, setelah gagal mengerem untuk melakukan blockpass kepada Quartararo.

Di lap terakhir, Marquez sukses menyalip Quartararo di tikungan pertama dan menjadi juara dunia MotoGP 2019. Vinales merebut podium ketiga.

Alhasil, raihan ini membawa tambahan 25 poin penuh untuk klasemen menjadi 325. Ia merajai klasemen meninggalkan rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso dengan selisih 105 angka.

Sisa empat balapan dan hanya ada 100 poin maksimal yang masih bisa diperebutkan, artinya rider Italia itu tak bisa mengejar poin Marquez. Alhasil, hasil Thailand menjadikan Marquez sebagai juara dunia tahun 2019 ini.

“Saya senang bisa memenangkan balapan dan meraih gelar juara. Tapi saya kecewa sebab Dovizioso seharusnya ada di sini (podium) karena dia tampil dengan sangat baik. Ini balapan luar biasa buatnya,” pungkas Marquez seperti yang dilansir Crash.

Hasil di Thailand menambah enam gelar juara dunia MotoGP bagi Marquez. Ia hanya butuh tiga gelar tambahan untuk melewati rekor Giacomo Agostini yang meraih delapan gelar juara dunia.

Kemenangan gelar 2019 ini membuat Marquez terus menulis namanya di buku sejarah MotoGP. Dia kini menempati posisi ketiga dalam daftar kejuaraan kelas utama sepanjang masa dengan enam gelar juara dunia di kelas premier, hanya satu di belakang Valentino Rossi dan dua di belakang pemimpin Giacomo Agostini.

Marquez juga pindah ke posisi keempat dalam daftar juara dunia sepanjang masa dengan delapan mahkota termasuk keberhasilannya di MotoGP 2010 dan 125cc. Pemain berusia 26 tahun itu hanya satu gelar di belakang Rossi, Mike Hailwood dan Carlo Ubbiali yang masing-masing memiliki sembilan kejuaraan dunia di sepanjang karier mereka.

Marquez menjadi satu-satunya pembalap Honda yang menikmati kesuksesan musim ini, dengan LCR Honda terdekat berikutnya Cal Crutchlow mengklaim satu mimbar pada tahun 2019. Gaya berkuda pembalap Spanyol dan kemampuannya menjadikan RC213V mesin pemenang kejuaraan menjadikannya faktor dia meraih prestasi terbesar dalam kariernya. (fin/tgr/yfi/crash)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.