Berkas Kasus Ayah Cabuli Dua Anak Segera Dilimpahkan

Masa Depan Korban Pelecehan Seksual Harus Diselamatkan

69
0

TAROGONG KIDUL – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Garut meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyelamatkan para korban pencabulan ayahnya sendiri yang usianya masih di bawah umur.

“Dari tiga kasus, ada empat orang korbannya. Ini harus diselamatkan masa depannya, karena usia mereka masih belia,” ujar ketua KAMMI Garut Riana Abdul Azis kepada wartawan Kamis (18/7).

Menurut dia, yang harus diperhatikan pemerintah saat ini yakni menyembuhkan trauma psikologi yang dialami para korban. “Trauma ini memang akan membekas sampai para korban ini besar nanti. Tetapi bisa sedikit dihilangkan,” katanya.

Selain psikologisnya, kata dia, kesehatan fisiknya juga harus diperhatikan. Terlebih ada dua korban yang sedang mengandung dan satu orang sudah melahirkan anak dari hasil pencabulan ayahnya. “Harus terus dipantau, terutama korban yang mengandung dan yang sudah melahirkan,” katanya.

Bukan hanya itu, pendidikan para korban juga harus diperhatikan. Jangan sampai setelah kejadian itu mereka berhenti sekolah. “Ini penting, jangan sampai para korban ini berhenti sekolah,” harapnya. Riana juga mengajak seluruh masyarakat Garut bisa peduli terhadap para korban pencabulan, supaya masa depan ketiga anak di bawah umur itu bisa diselamatkan.

Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Garut dr Hj Hani Firdiani akan ikut memperhatikan para korban pencabulan, terutama dalam masalah kesehatannya. Saat ini pihaknya belum melakukan tindakan apapun penanganan korban pencabulan sudah dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan masih dalam penyidikan kepolisian. “Kalau dibutuhkan kami akan bantu,” ujarnya.

Sampai saat ini pihaknya belum ada permintaan bantuan untuk penanganan kesehatan. Tetapi kedepannya setelah proses hokum beres dan para korban sudah kembali ke lingkungan masyarakat, pihaknya akan memberi pelayanan kesehatan. “Paling sekarang kita ikut memberikan penyuluhan di masayarakat supaya kejadian pencabulan ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan saat ini tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur masih terus didalami. Untuk kasus pertama, yakni pencabulan ayah terhadap dua anaknya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. “Berkasnya sudah P21 (lengkap). Sebentar lagi akan dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya.

Sedangkan dua kasus lain saat ini dalam penyidikan terhadap para pelaku.

“Dua kasus lagi masih terus melengkapi berkas. Kalau pelaku masih kita tahan di ruang tahanan Polres Garut,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.