Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.8%

Masih Ada Pemudik dari Zona Merah Masuk Kota Banjar

199
0
MONITORING. Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana melaksanakan monitoring pelaksanaan PSBB di cek poin perbatasan Kota Banjar dengan Kabupaten Ciamis Jumat (8/5).
MONITORING. Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana melaksanakan monitoring pelaksanaan PSBB di cek poin perbatasan Kota Banjar dengan Kabupaten Ciamis Jumat (8/5).

BANJAR – Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana memonitor pelaksanaan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di cek poin Operasi Ketupat Lodaya 2020 perbatasan Langensari, Kota Banjar dengan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Monitoring dilakukan guna memantau perkembangan keadaan kesadaran warga tentang penerapan kebijakan tersebut.

Kapolres melakukan pengecekan personel Pos Pam dan SOP personel. Selain itu, kapolres juga memberikan edukasi atau pemahaman tentang teknis pelaksanaan PSBB.

“Sampai dihari ketiga penerapan PSBB di Kota Banjar, masih saja ditemukan pemudik berasal dari luar Kota Banjar yang hendak memasuki wilayah Kota Banjar. Saya mengimbau untuk putar balik bagi warga yang berasal dari zona merah yang hendak masuk ke Kota Banjar. Saya berharap penerapan PSBB di Kota Banjar memperoleh hasil yang positif, sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia,” kata kapolres Jumat (8/5).

Baca Juga : 53 Ribu Warga Kota Banjar Terdampak Covid-19, Masyarakat Harus Tahu Sumber Bantuannya..

Di tempat terpisah, Paur Subbag Humas Polres Banjar Bripka Shandi Rona menambahkan selain monitoring pos penjagaan, kapolres juga melakukan pengecekan kesiapan tempat karantina bagi warga yang bersikeras pulang kampung di tengah pandemi Covid-19 di Gelora Banjar Patroman.

“Di sana kapolres memberikan bantuan berupa APD sebanyak 40 potong yang diserahkan kepada perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar yakni kadinkes Kota Banjar,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Gelora Banjar Patroman diperuntukan bagi warga Kota Banjar yang bersikeras pulang kampung.

Lokasi karantina dibedakan menjadi beberapa klaster antara pemudik bergejala dan pemudik tidak bergejala serta gender. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.