Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.3%

70.3%

Masih Banyak Pemudik Terjaring Pos PSBB Ciamis, Naik Truk, Motor dan Mobil Pribadi

269
0
PERIKSA. Petugas Pos PSBB Perbatasan Panawangan-Majalengka amankan mobil pribadi yang mengangkut pemudik dari Jakarta tujuan Panawangan, Jumat (8/5). ISTIMEWA

CIAMIS – Larangan mudik oleh pemerintah pusat sepertinya tak menjadi halangan bagi masyarakat untuk tetap pulang ke kampung halamannya.

Masih banyak ditemukan warga yang memaksakan mudik dengan menggunakan berbagai kendaraan.

Seperti yang terjaring di pos pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kabupaten Ciamis.

Baca juga : Warung Makaroni & Seblak di Jalan Panumbangan Ciamis Hangus Terbakar

Para pemudik menggunakan kendaran pribadi, travel dan truk untuk pulang ke kampung halamannya. Bahkan, mereka pun memanfaatkan jam-jam yang menjadi kelemahan dalam pos penjagaan, seperti tengah malam dan dini hari.

Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Alamsyah mengatakan, dirinya menjaga di Pos PSBB Perbatasan Panawangan-Majalengka.

Selama bertugas di sini banyak sekali ditemukan pemudik yang baru datang ke Ciamis dengan menggunakan berbagai macam kendaraan.

“Kita temukan beberapa kendaraan pribadi mengangkut banyak orang dan ketika ditanya mereka baru pulang,” ujarnya kepada Radar, Jumat (8/5).

“Alasan mereka mudik saat ditanya karena sudah tidak punya pekerjaan di Jakarta, kontrakan harus dibayar dan kebutuhan biaya hidup lebih tinggi dibandingkan di kampung, jadi mereka terpaksa memilih mudik walaupun ada larangan,” katanya, menambahkan.

Kata dia, para pemudik itu datang tengah malam saat jalanan sedang lengang. Namun, para petugas tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan mengecek suhu tubuh dan pencatatan identitasnya.

“Kepada sopir kita berikan peringatan tertulis untuk tidak mengangkut lagi pemudik, jika kembali ditemukan akan ditindak tegas. Ke depan kita perketat pengawasan, karena mereka masuk ke perbatasan mencari dan menunggu jam atau kelengahan petugas supaya bisa lolos dari pemeriksaan,” katanya.

Terpisah, Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Uju Surman yang menjaga pos PSBB di perbatasan Ciamis-Jawa Tengah mengatakan, sejauh ini banyak kendaraan pribadi yang mendadak dijadikan travel untuk mengangkut para pemudik.

Kemudian banyak juga para pemudik yang menggunakan motor dan datangnya tengah malam dan dini hari, karena mereka mencari kelengahan petugas supaya bisa lolos.

“Sehari kita data bisa ada 30 orang pemudik yang masuk Ciamis,” ujarnya, menjelaskan.

Ketua Tagana Kabupaten Ciamis Ade Waluya menambahkan, memang hasil laporan dari berbagai pos cukup beragam modus para pemudik untuk bisa lolos.

Baca juga : Banyak Pelanggaran PSBB Ciamis, Pemerintah Diminta Terapkan Sanksi Tegas

Selain ada yang menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor, ada juga yang menggunakan truk.

“Kalau yang menggunakan truk, sopir berpura-pura kalau isinya kosong kemudian ditutupi dengan terpal, tapi setelah diperiksa ternyata ada beberapa orang yang akan mudik ke kampung halamannya,” katanya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.