Masih Banyak Warga Pangandaran Langgar Prokes

27
0
istimewa. RAZIA. Anggota polisi saat melaksanakan operasi yustisi Selasa (29/12). Dalam operasi itu, petugas gabungan masih menemukan wisatawan dan warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.
istimewa. RAZIA. Anggota polisi saat melaksanakan operasi yustisi Selasa (29/12). Dalam operasi itu, petugas gabungan masih menemukan wisatawan dan warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

PANGANDARAN – Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Pangandaran terus melakukan operasi yustisi. Dalam operasi itu, masih ditemukan warga yang belum patuh terhadap protokol kesehatan.

“Banyak yang tidak bawa masker dan ada juga yang pakai masker tapi tidak benar,” ungkap Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadhi kepada Radar, Selasa (29/12).

Kata dia, dalam operasi yustisi kemarin ada 105 orang terjaring. Mereka langsung diberi teguran dan sanksi ringan. “Kebanyakan kita beri peringatan secara lisan saja,” jelasnya.

Suyadi berharap melalui operasi yustisi dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu mempedomani protokol kesehatan, yakni 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

“Serta tidak berkerumun di kehidupan sehari-hari. Guna membantu pemerintah dalam upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Baca juga : Libur Tahun Baru, Wisata Pantai Pangandaran Dibuka, Kawasan Ini Diprediksi Macet

Ia mengatakan operasi yustisi dilaksanakan sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Pelaksanaan operasi yustisi kali ini dilakukan secara gabungan yang terdiri 10 personel TNI, 12 personel Polri, 14 personel Satpol PP dan 6 personel Dishub. Dimana selama kegiatan petugas tetap mempedomani protokol kesehatan dan aktivitas kegiatan berjalan lancar, damai dan kondusif,” terangnya.

Suyadhi mengatakan operasi serupa sering digelar, namun tetap masih banyak yang melanggar. “Ya sedikit demi sedikit, nanti juga masyarakat akan terbiasa memakai masker,” ucapnya.

Salah seorang pengendara motor, Iqbal (45) mengatakan sudah terbiasa memakai masker saat berkendara, karena pernah terjaring razia. “Barusan juga hampir dicegat, tapi untungnya saya pakai masker,” ujarnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.