Masjid Agung Garut tak Gelar Shalat Ied

100
0
H Rudy Gunawan Bupati Garut

GARUT KOTA – Bupati Garut H Rudy Gunawan memastikan, Masjid Agung Garut tahun ini tidak akan melaksanakan salat Idul Fitri. Keputusan itu diambil Pemkab Garut sebagai upaya dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Soal salat ied, kami tegak lurus sesuai saran MUI dan pemerintah pusat. Jadi tahun ini di Masjid Agung dan masjid di lingkungan pemerintah tidak dilaksanakan,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin (18/5).

Baca juga : 170 Ribu Pemudik Zona Merah Akan Masuk Garut

Menurut dia, meski di Masjid Agung tidak dilaksanakan, tetapi masyarakat boleh menggelar salat ied di wilayah tempat tinggalnya dengan syarat melakukan physical distancing.

“Kami juga tunggu saran dari MUI Garut soal salat ied ini. Yang jelas kami tak melarang,” katanya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, meminta Pemkab Garut untuk segera menetapkan status zona di setiap wilayah.

Penetapan itu agar masyarakat bisa menentukan untuk melaksanakan salat Idul Fitri secara berjamaah atau tidak.

Ketua MUI Garut, KH Sirodjul Munir, menyebut pelaksanaan salat Idul Fitri bersifat kondisional.

Artinya jika tak masuk ke dalam zona merah, masyarakat boleh melakukan salat berjemaah.

Baca juga : Komplotan Maling Spesialis Toko di Wilayah Garut Diringkus Polisi

“Cuma belum ada penentuan wilayah masuk zona merah, kuning, atau hijau. Ada kegamangan di masyarakat soal salat ied ini. Mereka menanyakan soal status wilayahnya,” kata Munir di Kantor MUI Garut, Jalan Otista.

Munir akan secepatnya mengirim surat ke bupati untuk meminta kejelasan terkait zona di setiap wilayah. Hal itu harus segera diputuskan karena umat Islam akan segera memasuki hari raya dan melaksanakan salat Idul Fitri. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.