Masjid Agung Kota Tasik Terbuka Bagi Umat

353
0
MENUNAIKAN SALAT. Kaum muslim saat menunaikan salat Magrib di Masjid Agung Kota Tasikmalaya Senin (16/3). Masjid Agung tetap terbuka untuk kaum muslim melaksanakan ibadah. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
MENUNAIKAN SALAT. Kaum muslim saat menunaikan salat Magrib di Masjid Agung Kota Tasikmalaya Senin (16/3). Masjid Agung tetap terbuka untuk kaum muslim melaksanakan ibadah. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Masjid-masjid di Kota Tasikmalaya tetap terbuka sebagai sarana ibadah umat. Seperti halnya Masjid Agung yang masih melaksanakan salat berjamaah, Senin (16/3).

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menegaskan tidak ada penutupan sarana ibadah dalam upaya antisipasi pencegahan masuk dan menyebarnya virus Corona. Adapun langkah mengantisipasi penyebaran virus Corona yaitu dengan menunda kegiatan-kegiatan dengan jumlah massa besar.

“Termasuk kegiatan Isra Mikraj Pemerintah Kota (Tasikmalaya) di Masjid Agung kita undur dulu,” ujarnya kemarin.

Baca Juga : Pintu Kota Tasik Masih Terbuka, WNA dan Warga dari Luar Diawasi

Penundaan kegiatan-kegiatan keagamaan, karena penyebaran virus Corona di beberapa daerah yang cukup masif. Maka diperlukan langkah untuk mencegahnya. Setelah 14 hari ke depan, pihaknya akan kembali melakukan pengkajian dan diharapkan Kota Tasik terbebas dari virus corona.

“Untuk Kota Tasik saat ini tidak ada yang positif dan ke depannya mudah-mudahan tidak ada,” terangnya.

Ketua Harian Dewan Kemak­mur­an Masjid Agung Kota Tasik­malaya KH Aminudin Bus­tomi MAg menegaskan bah­wa masyarakat masih tetap bisa melaksanakan salat di Masjid Agung.

“Tetap boleh untuk salat di Masjid Agung,” ujarnya.

Adapun langkah mencegah penyebaran virus Corona, kata KH Aminudin, yaitu menjaga kebersihan masjid, berwudu dan menyiapkan pembersih tangan.

“Nanti kita akan upayakan siapkan sabun cuci tangan,” tutur KH Aminudin.

Baca juga : Cegah Corona, Suhu Tubuh Pengunjung ke Polsek Rajapolah Dicek

Menyikapi virus Corona, menurutnya, secara prinsip tidak akan membuat umat takut untuk beribadah. Bahkan jika harus meninggal di masjid saat beribadah, akan menjadi sebuah kebaikan.

“Minta langsung kepada Yang Maha Menyembuhkan, kalau toh harus meninggal di masjid tidak jadi masalah,” tegas pimpinan Ponpes Sulalatul Huda, Paseh, Cihideung ini.

Terpisah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tasikmalaya KH Udin Sadudin menyebutkan masyarakat bisa tetap beribadah di masjid-masjid. Adapun untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, DMI sudah menyebarkan surat edaran dari pusat ke DKM-DKM.

“Salah satunya dengan menjaga kebersihan dari mulai lantai, karpet dan yang lainnya,” terangnya.

Adapun hal-hal yang sementara ini ditiadakan yaitu, kata KH Udin, kegiatan massal. Salah satu di antaranya yakni pengajian Rabu yang jumlahnya mencapai ribuan dalam pelaksanaannya.

“Kalau sekadar salat ya tetap boleh, hanya saja untuk yang sakit lebih baik di rumah,” ujar KH Udin.

Pantauan Radar, aktivitas ibadah di Masjid Agung Kota Tasikmalaya masih tetap berjalan. Ada membaca Al Qur’an setelah menunaikan salat Magrib berjamaah. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.