Masjid Jadi Sentral Pendidikan

9
PESANTREN. Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan pesantren Ramadan, Minggu (12/5).

TASIK – Pondok Pesantren Darussalam  Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya menggelar buka puasa bersama dan pesantren Ramadan, Minggu (12/5).

Tema kegiatan tersebut Peran Masjid dalam Perkembangan Peradaban Islam di Nusantara, pembicaranya KH Yarin Rahmat Insani MAg.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, KH Ahmad Deni Rustandi MAg mengatakan kegiatan ini lebih menekankan kepada santri tentang ilmu agama dan ilmu kehidupan. Termasuk mengupas peranan masjid dalam kehidupan.

“Kedua ilmu itu harus selalu diberikan kepada santri, sehingga bisa tertanam sejak dini dan bisa diimplementasikan di masyarakat,” ujarnya kepada Radar, Senin (13/5).

Dalam mewujudkan itu, kata dia, pihaknya selalu menekankan dalam penyelenggaraan kegiatan harus mengutamakan peran masjid dalam perkembangan peradaban Islam di nusantara. “Masjid merupakan pusat kegiatan santri dan cikal bakal peradaban bangsa,” jelasnya.

Kata dia, para santri ini harus meniru Rasulullah yang menjadikan masjid sebagai titik tolak pendidikan umat. Karena dari masjid lahir sahabat-sahabat sebagai kader umat terbaik sepanjang masa. “Masjid pun harus dijadikan sentral pendidikan dan pengajaran oleh santri,”

Ahmad berharap, melalui kegiatan tersebut bisa meningkatkan motivasi para santri dalam mempergunakan masjid sebagai tempat ibadah dan pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan.

“Mudah-mudahan masjid jadi makmur oleh para santri dengan berbagai kegiatan positifnya,” tandasnya. (ujg)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.