Massa Ingatkan Soal Proyek Lingtar

138
0
INTERAKSI. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tasikmalaya Lila Agustina berinteraksi dengan mahasiswa dan masyarakat yang beraksi di depan Gerbang Kejari, Senin (9/12) siang. Firgiawan / Radar Tasikmalaya

BUNGURSARI – Masyarakat yang kena dampak proyek Jalan Lingkar Utara (Lingtar) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya. Mereka mendorong aparat penegak hukum (APH) menuntaskan kasus pembebasan lahan. Secara hukum, lahan masyarakat dinyatakan sudah milik negara, namun mereka belum menerima ganti rugi.

Salah seorang perwakilan warga, H Yudi Misbahul Munir mengatakan, saat ini setidaknya terdapat enam lahan milik warga ditambah satu masjid di Kampung Cimerak, Purbaratu, yang dianggap masih belum jelas. Enam lahan tersebut milik H Maman Farohat, H Encong Rusoni, Dede Abdul Rahman (dua lahan), Hj Juariah serta Sri Murni. “Kita harap Kejari merespons keluhan kami. Kita ingin kasus ini dituntaskan dengan adil,” kata dia kepada wartawan usai dialog di Aula Kejari, Senin (9/12).

Menurutnya, apabila kasus Lingkar Utara tidak dituntaskan sesuai ekspektasi masyarakat akan terjadi kembali di kemudian hari. Mengingat, saat ini banyak rencana pengadaan tanah yang akan dilaksanakan pemkot. “Karena kami yakin nanti ke depan akan seperti ini lagi. Maka kasus yang sudah jelas ini harus dituntaskan,” tuturnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tasikmalaya Hasbi Kurniawan mengatakan sesuai arahan dari Kajari, pihaknya akan merapatkan dan mempelajari aduan masyarakat tersebut. “Termasuk kita juga akan sampaikan ke Kajati, sesuai arahan pimpinan,” kata Hasbi.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kota Tasikmalaya Leo Jimmi menambahkan, kasus hilangnya dana konsinyasi yang dititipkan di pengadilan negeri sebetulnya sudah sampai tahap eksekusi. Di mana, pelaku RD telah inkrah dengan putusan denda Rp 200 juta dan subsider enam bulan. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.