Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.7%

Massa Kecewa Mendagri Demo ke Pendopo Ciamis, Protes Pilkades Diundur

1042
0

CIAMIS – Sejumlah massa yang kecewa dengan kebijakan Kemendagri, karena menunda Pilkades 143 Desa di Ciamis, berunjuk rasa di Pendopo.

Massa datang dari berbagai desa yang ikut Pilkades. Massa yang kecewa meminta Mendagri menganulir kebijakannya.

Sekretaris Formatur Asosiasi  Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Ciamis, M Abdul Haris mengaskan, untuk hari ini (Kamis, 13/08) pihak APDESI tidak jadi demo.

Namun, kaya dia, menurut informasi unjuk rasa hari ini adalah para tim sukses dan para calon kades.

“Kalau kami APDESI bersilaturahmi di Aula Setda Ciamis, menerima keputusan bupati yang telah dilaksanakan,” tegasnya.

Pihaknya tidak bisa melarang warga untuk berunjuk rasa, pihaknya hanya mengingatkan kepada warga agar tetap menjaga kondusifitas.

“Jangan sampai hal tak diinginkan terjadi. Dan Intinya kami berharap Ciamis tetap kondusif meski Pilkades tidak jadi,” ujarnya.

Rusap, salah seorang tim sukses dari Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti menuturkan, pihaknya  gabung dengan desa lainya, guna meluapkan kekecewaan.

Hingga Kamis siang, massa membawa berbagai poster bertuliskan meminta  pembatalan Surat Edaran Mendagri. Bahwa Pilkades serentak di Ciamis harus dilaksanakan.

Ketua APDESI Kecamatan Tambaksari, Jana Sujana meski wilayahnya tidak ikut Pilkades, namun sangat apresiasi dengan aksi  demo spontanitas yang dilakukan warga dari 143 desa yang melaksanakan Pilkades.

Karena aksi ini merupakan luapan kekesalan warga, karena tahapan Pilkades sudah selesai dan tinggal nyoblos, Sabtu 15 Agustus.

“Makanya sangatlah wajar dengan aksi sampai kepung pendopo, karena mereka kesal dengan Kemendagri,” ucapnya.

Jana menambahkan, dengan adanya  surat Kemendagri alangkah baiknya  DPRD Ciamis  mengambil  sikap  dan bisa  mengakomodir  aspirasi masyarakat.

“Tolong nasib kawan-kawan Calon Kepala Desa untuk diperjuangkan, karena mereka sudah mati-matian kaampanye, tinggal pencoblosan masa harus batal. Anggaran keluar suda besar baik calon atau pemerintah juga,” tuntasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.