Massa People Power Dirazia

121
PEMERIKSAAN. Polres Ciamis, TNI, Brimob dan Satpol PP memeriksa kendaraan di perbatasan Kota Ciamis-Cijeungjing, Selasa (21/5). IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Polres Ciamis, Brimob, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia massa yang disinyalir akan ikut aksi People Power ke Jakarta, Selasa (21/5). Razia dilakukan di empat titik yakni perbatasan Kota Ciamis-Cijeungjing, perempatan Cihaurbeuti, kawasan Polsek Panawangan dan pertigaan Bahagia Sindangkasih.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH menerangkan razia itu dilakukan sejak Senin malam hingga kemarin. Tim gabungan ini terdiri dari 71 personel polres, 59 personel polsek, 40 personel Brimob, 10 personel Kodim 0613, 10 personel Satpol PP. Pasukan ini fokus merazia bus dan angkutan umum untuk melacak ada tidaknya massa yang akan ikut aksi People Power ke Jakarta.

“Kalau misalnya ditemukan akan kami imbau untuk kembali. Lebih baik menghabiskan bulan suci Ramadan ini dengan kegiatan yang bermanfaat yakni beribadah,” ujar Bismo.

Menurut Bismo, razia tersebut juga sebagai upaya menjaga kondusivitas selama Ramadan dan menjelang operasi ketupat. Dari razia kemarin, tidak ditemukan barang-barang berbahaya seperti bahan peledak (handak), bom molotov, senjata api, senjata tajam dan lainnya di dalam kendaraan yang diperiksa. “Situasi sampai saat ini masih tetap aman dan kondusif, semoga semua bisa menjaga kondusivitas,” kata dia.

Penumpang bus jurusan Yogyakarta-Tasikmalaya, Maman (45) menyebutkan selama perjalanan, bus yang ditumpanginya tiga kali diperiksa petugas. Pertama di Jawa Tengah. Kedua dan ketiga di Ciamis. “Jadi saya baru kali ini banyak pemeriksaan di era Pemilu 2019 ini cukup ketat. Saya sangat heran sekali,” katanya. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.