Master 100 Persen-nya Etihad

185
0
CARL RECINE / reuters DAPAT GELAR. Bek Manchester City Vincent Kompany tiba di stadion sebelum laga melawan Huddersfield Town di John Smith’s Stadium beberapa waktu lalu.

BUKAN hanya cerdas di lapangan. Vincent Kompany pun juga cerdas dalam studinya. Kapten Manchester City tersebut resmi menyandang gelar Masters of Business Administration (MBA). Gelar itu dia dapatkan setelah menyelesaikan studinya di Alliance Manchester Business School dengan disertasinya yang mendapat skor 72.
Tebak apa tema dari disertasi Kompany? Tak jauh-jauh dari sepak bola, dan tak jauh dari profesinya sebagai penggawa City. Temanya tentang bagaimana klub Premier League mendapat keuntungan dari laga kandang dan level peningkatannya ketimbang saat main di laga away-nya. Tentu di dalamnya juga termasuk efek laga kandang City di Etihad.
Kompany melakukan riset dalam beberapa bulan terakhir. Catat, City dalam paro musim kemarin mencatatkan rekor 100 persen unbeaten di semua ajang. Guna mendukung risetnya ini, Kompany seperti dilaporkan Sky Sports mewawancarai 25 pesepak bola top dunia. Tapi sayang, tak disebutkan siapa saja pemain-pemain itu.
Bukan hanya efek teknis, begitu juga non teknis seperti pemasukan klub. “Karena, sepak bola bukan sekadar olah raga. Ada juga efek dari isu sosial dan bisnis di dalamnya. Di sini saya lebih fokus pada industri sepak bola dan bagaimana klub bisa memanfaatkan laga kandangnya,” tutur bek berkebangsaan Belgia tersebut.
Kompany mengakui dirinya sudah memiliki jiwa kewirausahaan. “Itu sebabnya saya pun sangat berminat dengan dunia bisnis,” lanjut Kompany. Hanya, dia menolak anggapan bahwa di balik keseriusannya menuntaskan program studi S2-nya ini dikarenakan semakin minimnya dia jadi starter di era Pep Guardiola musim ini. Atau faktor usia yang makin senja, 31 tahun. “Saat Anda sampai pada level tertinggi dari karier Anda, maka minimal mengelola finansial bisa jadi awal bisnis Anda. Seperti yang dibilang akuntan saya, minimal saya bisa mengimplementasikan ilmu saya dengan mengatur finansial di dalam hidup saya,” katanya.
Jika boleh memilih Kompany kelak akan banting stir jadi pengusaha atau tidak jauh-jauh dari sepak bola? “Saya akan kombinasikan antara faktor akademi dan pengalaman saya bermain untuk masa depan,” jawabnya mantap. Kompany menyebut satu sosok di balik suksesnya dapat membagi waktu antara penelitian dan kariernya di City.
Bukan Guardiola. Bukan juga rekan setimnya di City. “Ibu saya. Dia selalu berkata pada saya tentang pentingnya akademis, dia selalu mengajarkan saya sejak dini. Gelar MBA ini saya persembahkan kepadanya,” sebut Kompany. (ren)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.