Master dari Pontianak Menjadi yang Terbaik

35
0
MEMBERIKAN HADIAH. Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan menyerahkan trofi kepada Akhmad Benyamin, master dari Pontianak menjadi juara pertama Lomba Baca Puisi (LBP) Antarmaster se-Indonesia di GKKT Dadaha, Kamis (12/12). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Akhmad Benyamin, master dari Pontianak menjadi juara pertama Lomba Baca Puisi (LBP) Antarmaster se-Indonesia Kamis (12/12). Adapun juara kedua diraih Nurmutiara Lintang Sari, master dari Sidoarjo, sedangkan juara ketiga diraih Edeng Syamsul Ma’arif dari Cirebon.

“Ini men­jadi se­buah tan­tang­an bagi saya ka­rena pada tahun 2021 harus ikut lagi dan insyaallah saya akan hadir,” ujar Akhmad Benyamin usai ditetapkan menjadi juara.

Keikutsertaannya di LBP Antarmaster Se-Indonesia merupakan tantangan berat, karena harus menghapal 14 judul puisi tanpa bisa memilih ketika akan tampil. “Itu yang menjadi tantangan berat bagi saya selama lomba,” katanya.

Dewan Juri LBP Antarmaster Se-Indonesia Jose Rizal Manua mengatakan, dalam lomba antarmaster ini, yang menarik baginya yakni pemenangnya menyebar tidak hanya satu wilayah, seperti dari Pontianak Kalimantan Barat, Sidoarjo (Jawa Timur) dan Cirebon. “Itu menunjukkan bahwa juri menilai secara terbuka dan tidak pilih kasih dan itu yang baik menjadi juaranya,” kata pujangga ini.

Pada hakikatnya, kata seniman kelahiran Padang, 14 September 1954 ini, semua peserta itu merupakan juara. Sedangkan yang menjadi juara merupakan wakil dari para juara-juaranya. Untuk indikator penilaiannya, bagaimana master memahami puisi yang dibacanya, menghayatinya termasuk dalam penyampaian puisi itu kepada publik. “Itu tuntutan dari lomba ini,” kata dia.

Jose berharap di lomba master yang akan datang, para master yang ikut lomba kali ini bisa ikut kembali dengan kualitas puisinya lebih meningkat kembali. “Pesertanya harus lebih banyak lagi dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia ini,” harap seniman juara dunia baca puisi itu.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan mengapresiasi Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya yang telah menyelenggarakan Lomba Baca Puisi Antarmaster se-Indonesia. “Ini merupakan gagas original yang lebih menghidupkan Gedung Kesenian di Kota Tasikmalaya,” jelas dia.

Menurut dia, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan DKKT sangat luar biasa, karena tidak hanya skala lokal Tasik, bahkan hingga tingkat nasional. “Termasuk dalam 2 hari kita sudah sama-sama menyaksikan LBP Antarmaster se-Indonesia. Ini pesertanya bukan peserta biasa, karena mereka sudah menjadi juara-juara dari berbagai tingkatan di Indonesia,” tutur dia.

Ivan berharap Lomba Baca Puisi (LBP) Antarmaster se-Indonesia itu menjadi agenda rutin DKKT. Karena saat ini Kota Tasikmalaya gaungnya sudah menjadi tingkat nasional.

“Kedatangan para peserta ini juga sejalan dengan program pemerintah Kota Tasikmalaya yang menjadi tujuan wisata dan mudah-mudahan itu ditularkan kepada teman-temannya yang lain sehingga Kota Tasikmalaya ini menjadi kota dengan tujuan wisata,” tandasnya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.