Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19%

7.1%

71.1%

Masuk Fase AKB Tempat Rekreasi Indoor Belum Bisa Beroperasi

69
0

CIHIDEUNG – Meski sudah memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya tidak serta merta membebaskan kegiatan masyarakat.

Terutama sarana dan fasilitas rekreasi yang justru diindikasikan rentan penularan Covid-19.

Baca juga : IDI Kota Tasik: Ini yang Paling Ditakutkan dalam DBD

Juru Bicara sekaligus Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan menegaskan saat ini pihaknya tengah menyusun panduan protokol kesehatan.

Selanjutnya secara lebih detail organisasi perangkat daerah (OPD) terkait atau instansi pemerintah, diminta membuat panduan protokol kesehatan bagi masing-masing sektor.

“Kota Tasik menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB) tapi bertahap, seiring dengan edukasi terhadap masyarakat terkait ketaatan terhadap protokol kesehatan, dimana pun juga aktivitasnya,” tuturnya kepada Radar, Minggu (28/6).

Sarana rekreasi indoor seperti bioskop, karaoke maupun kolam renang. Saat ini masih belum bisa beroperasi, pihaknya masih memantau tingkat kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Nanti secara bertahap, seiring kesadaran masyarakat meningkat kita sesuaikan,” ujarnya.

Asisten Daerah I Kota Tasikmalaya H Abu Mansyur menyebut pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) tahap IV.

Baru sarana rekreasi masyarakat bersifat terbuka yang sudah boleh beroperasi. “Itu pun asalkan mematuhi protokol kesehatan,” kata Abu.

Dia menjelaskan area tertutup atau wahana indoor masih belum boleh beroperasi, karena rentan mempercepat penularan.

Baca juga : Pensiunan PNS di Cikatomas Tasik Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Ia mencontohkan kolam renang misalnya, media air yang bisa secara cepat menularkan penyebaran virus ketika ada warga yang terindikasi berbaur menggunakan air yang sama dengan warga lain.

“Termasuk bioskop atau karaoke misalnya, itu kan menggunakan AC yang tadinya droplet hanya jatuhan, justru bisa menyebar menjadi airborne,” ucap dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.