Masuk KCD Wilayah XII Tasik Harus Bawa Hasil Rapid Test

50
0
PELAYANAN. Pegawai KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya melayani tamu dengan menerapkan protokol kesehatan, Selasa (26/1). Mulai sekarang tamu harus bisa menunjukkan hasil rapid test. Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
PELAYANAN. Pegawai KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya melayani tamu dengan menerapkan protokol kesehatan, Selasa (26/1). Mulai sekarang tamu harus bisa menunjukkan hasil rapid test. Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya memperketat protokol kesehatan setelah terbitnya keputusan Gubernur Jawa Barat tentang Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tahap kedua hingga 8 Februari. Bagi yang ingin bertamu harus bisa menunjukkan hasil rapid test.

Kepala KCD Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd mengatakan, sesuai petunjuk pelaksanaan layanan KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya saat PPKM tahap kedua ini, pihaknya komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah.

Itu dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat setelah terbitnya Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor: 443/Kep-33-Hukum/2021 ditandatangani pada 25 Januari.

Maka pegawai dan tamu wajib untuk menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

“Mulai hari ini (26/1) setiap tamu yang datang ke KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya minimal menunjukkan hasil rapid test. Itu harus dari rumah sakit atau klinik yang terpercaya,” katanya kepada Radar, Selasa (26/1).

loading...

Untuk menjaga ketertiban, lanjut Abur, sudah ada petugas keamanan dan memasang surat edaran PPKM tahap kedua untuk mengatur sirkulasi bertamu di KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya. Tujuannya untuk kesiapsiagaan penyebaran Covid-19 dan sesuai aturan standar protokol kesehatan.

“Sehingga dapat terselenggaranya kedisiplinan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, walau sekolah SMA/SMK/SLB beberapa titik yang siap untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Setelah keputusan PPKM diperpanjang, maka untuk PTM juga harus ditunda lagi.

“Adanya surat edaran PPKM dari Gubernur Jawa Barat tersebut berarti sekolah harus mengikuti itu (masih PJJ, Red),” katanya.

Senada, Kepala Seksi Pelayanan Pendidikan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dedi Suryadin SPd MPd menjelaskan pemberlakuan PPKM tahap kedua di KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya sudah menerapkan pembatasan pelayanan. Itu tentunya sudah sesuai aturan protokol kesehatan yang berlaku di Satuan Kerja Perangkat Daerah Jawa Barat.

“Termasuk juga bisa dilakukan di setiap sekolah untuk membatasi jumlah tamu yang datang. Itu untuk menjaga kesehatan para guru dan siswa” ujarnya.

Selanjutnya, ketika tamu lupa tidak membawa surat hasil rapid test bisa diakomodir dengan kondisi tertentu, misalnya kalau sekadar legalisir bisa dilakukan di halaman KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya.

“Tapi kalau untuk konsultasi tidak membawa surat hasil rapid test terpaksa kita tolak. Karena nanti ketika diterima bisa melanggar protokol kesehatan,” katanya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.