Masuk Kota Tasik Jelang Natal & Tahun Baru Wajib Rapid Test!

2770
0
Loading...

KOTA TASIK – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang mewajibkan tiap daerah menerapkan kebijakan bagi pendatang yang masuk ke wilayahnya harus di-Ravid Test menjelang tahun baru, diterapkan di Kota Tasik.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, H Muhammad Yusuf mengatakan, surat edaran dari Gubernur tersebut diterapkan juga di Kota Tasik.

Jadi ketika ada pengunjung dari luar ingin masuk ke Kota Tasik maka wajib di-Rapid Test.

“Wajib di-rapid dulu ya kalau mau masuk ke wilayah kita. Apalagi ketika menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena ini sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat,” paparnya kepada radartasikmalaya.com, Senin (21/12) siang.

Terang Yusuf, kebijakan dari pemerintah pusat ini telah disebar luaskan ke seluruh pemerintah daerah (Pemda) sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 ketika Nataru.

Loading...

“Jadi ketika dia mau masuk wilayah kita karena libur Nataru ataupun mau ke tempat ibadah ya harus dirapid test dulu bagi mereka yang datang dari luar wilayah kita,” terangnya.

“Pelaksanaan rapidnya sendiri kalau bisa di masing-masing tempat ibadah tersedia. Kalau tidak, ya bisa dilakukan di puskesmas terdekat maupun di Dinas Kesehatan (Dinkes) kita,” sambungnya.

Yusuf menambahkan, untuk pelaksanaan rapid test bagi para pendatang ini secara tenaga kesehatan sudah siap untuk dioptimalkan. Apalagi, Dinkes tiap hari telah membuka rapid test massal.

“Apalagi di Dinkes itu saat ini rapid test massalnya rapid antigen yang lebih akurat daripada rapid biasanya dari
darah. Itu tiap hari buka pos kesehatan di Dinkes. Jadi bisa tinggal datang ke Dinkes,” tambahnya.

Disinggung bagaimana dengan penyekatan wilayah ketika malam tahun baru, jelas Yusuf, hal tersebut akan diatur oleh Polresta Tasikmalaya.

Namun secara umum pihaknya telah melakukan permohonan beberapa titik di perbatasan utara dan selatan untuk disekat.

“Kalau untuk wilayah dalam kota semua wilayahnya akan ditutup saat malam tahun baru. Perbatasan tak akan semua disekat, hanya dari utara dan selatan saja. Kami imbau kepada masyarakat agar merayakan malam tahun baru kali ini di rumah masing-masing saja. Khusus untuk tahun ini karena ada persoalan Covid,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.