Matangkan Antisipasi Bencana Alam

272
PEMBUKAAN. Wakil Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto membuka Rakor Kepala Desa tentang Penanggulangan Bencana di Gedung Islamic Center, Singaparna, Rabu (2/5).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya harus membuat regulasi yang tepat untuk penanggulangan masalah bencana.

Maka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memiliki peran vital dalam mengantisipasi bencana agar memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Tasikmalaya tentang Penanggulangan Bencana di Gedung Islamic Center, Singaparna, Rabu (2/5).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 351 kepala desa dari seluruh wilayah.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs H Abdul Kodir MPd, Kepala Pelaksana BPBD H EZ Alfian MPd dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda).

Ade menyampaikan apresiasi dengan dilaksanakannya acara rakor tersebut. Karena BPBD dapat mengetahui secara pasti langkah antisipasi yang dapat dilakukan agar kejadian bencana yang memakan korban jiwa dan harta benda dapat diminimalkan.

“Kepala desa dapat memberikan masukan kepada pemerintah tingkat kabupaten agar kami dapat bertindak cepat dan tepat dalam mengantisipasi terjadinya bencana dan masyarakat paham dengan tindakan antisipatif bencana. Sehingga mereka akan selalu siap menghindari dampak atau akibat dari bencana. Keberhasilan BPBD dapat diukur dari minimnya kerugian akibat bencana dan tidak adanya korban dari kejadian bencana,” ujarnya.

Wabup menyebutkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang berpotensi memungkinkan bencana cukup tinggi.

Tiga kecamatan di wilayah selatan yang memiliki wilayah pesisir dan lautan yaitu Kecamatan Cipatujah, Cikalong dan Karangnunggal merupakan daerah rawan tsunami.

Wilayah bencana lainnya di lima kecamatan sekitar Gunung Galunggung. Yaitu Kecamatan Sukaratu, Cisayong, Padakembang dan Leuwisari menjadi daerah dengan potensi bencana gunung api.

Selebihnya wilayah Kabupaten Tasikmalaya terdiri dari wilayah perbukitan pegunungan adalah daerah rawan longsor. Bencana banjir juga mengancam wilayah kecamatan yang dilalui aliran Sungai Cilangla, Cimedang, Cipatujah, Cikaengan, Citanduy, dan Ciwulan.

Mengingat tingginya intensitas kejadian bencana, Ade mengimbau agar pemerintah desa memberikan perhatian yang lebih terhadap penanggulangan bencana.

Baik pada saat sebelum terjadi bencana, pada saat terjadi bencana dan setelah terjadinya bencana. (rls/snd/adv)

loading...