Material Jembatan Bailey Baru 50 Persen

17

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Pemasangan jembatan darurat atau bailey di Kabupaten Cipatujah mengalami kendala. Akibat arus sungai yang diperkirakan landai setelah tiga hari banjir bandang, tapi hingga kini masih kencang.

“Ini diluar prediksi, sehingga kami melakukan perubahan metode pemancangan yang awalnya menggunakan ponton dipancang dari tengah.

Tapi karena cuaca jadi tidak memungkinkan,” ujar Kepala Satuan Kerja dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional Wilayah III Jawa Barat Andry Irfan kepada Radar, Kamis (8/11).

Untuk itu, kata Andry, pihaknya akan melakukan pemancangan dari samping, sehingga ada perubahan metode yang telah direncanakan. “Jadi harus ada dua alat berat, yang tadinya kita prediksi cukup satu alat berat,” ungkapnya.

Menurut dia, untuk alat berat dari arah Tasikmalaya tidak ada masalah. Karena keluar dari tol Cileunyi, Banding. Sedangkan dari sisi barat harus melewati Pelabuhan Ratu, Sukabumi. ”Jadi alat berat dari sisi barat akan mengalami keterlambatan selama 24 jam,” paparnya.

Rencananya, hari ini (9/11) akan mulai penyusunan kerangka jembatan bailey. Namun harus terlebih dahulu melakukan sterilisasi lokasi bencana.”Material jembatan sudah 50 persen berada di lokasi, dan sisanya masih diperjalanan. Setelah semua terkumpul (material jembatan, Red) maka akan langsung dipasang tiang pancang,” tandasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Fraksi PAN Deni R Sagara SFil memuji langkah cepat Plt Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto yang langsung menetapkan tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Cipatujah, Karangnunggal dan Culamega selama dua pekan.

Deni yang juga ikut mendampingi Ade Sugianto meninjau langsung ke desa-desa di Kecamatan Cipatujah yang terdampak banjir dan longsor mengapresiasi keseriusan Ade Sugianto yang rela pindah kantor kerja ke Mess Pemda di Cipatujah. “Saya buktikan ternyata beliau (Ade Sugianto,Red) stand by untuk tanggap darurat bencana di Cipatujah. Saya juga ikut mendampingi,” ungkap Deni, kepada Radar, Kamis (8/11).

“Saya ikut prihatin dengan terjadinya musibah banjir dan longsor yang menelan korban jiwa dan mengakibatkan putusnya jembatan di Cipatujah,” tambahnya.

Deni meminta agar penanganan bencana di wilayah Tasik Selatan cepat ditangani dan semua pihak ikut membantu evakuasi maupun memberikan bantuan logistik, tenaga medis dan barang-barang yang diperlukan pengungsi. (dik)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.