Material Proyek Ganggu Jalan Dibiarkan

3
MENUMPUK. Material bekas proyek berupa bebatuan dan beberapa karung tanah menumpuk di badan Jalan Mitrabatik, Minggu (9/9).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIPEDES – Material bekas proyek berupa bebatuan dan beberapa karung tanah menumpuk tak karuan di Jalan Mitrabatik Kecamatan Cipedes dalam beberapa Minggu ini. Kondisi ini membahayakan dan mengganggu lahan parkir.

Salah seorang pedagang, Oni (45) menyatakan sudah melihat gundukan tersebut lebih dari dua Minggu. Akan tetapi, tidak mengetahui material itu bekas pengerjaan proyek apa. “Kalau yang kerjanya saya belum pernah liat karena keliling. Tapi memang sudah ada dua Minggu menumpuk di situ,” ungkapnya kepada Radar, Minggu.

Bagi dia, gundukan material itu memang tidak memberikan masalah. Namun, dia khawatir ada pengendara yang tidak menyadari batu-batu tersebut dan menabraknya. “Kasihan juga sih kalau ada yang nabrak, karena enggak dihalangin atau ada papan pemberitahuan,” terangnya.

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Hamzah Diningrat mengaku sudah mendapat laporan tersebut dari petugas parkir. Gundukan itu tepat berada di atas lahan parkir badan jalan.

Di lokasi itu terdapat dua bekas galian proyek. Dishub langsung meminta para pekerjanya untuk membersihkan bebatuan itu. Namun di titik kedua, hal itu kembali terulang. “Pas ditegur langsung dibereskan tapi di titik kedua materialnya dibiarkan lagi menumpuk,” ujarnya.

Keberadaan tumpukan material itu mengganggu pekerjaan juru parkir. Di tambah bisa mengganggu lalu lintas. Pihaknya tidak mengetahui pasti material tersebut bekas proyek pembangunan atau perbaikan apa.

Namun pelaksana pekerjaan diminta tidak sembarangan membiarkan material menumpuk di badan jalan. “Kalau sudah selesai ya dibereskan, kalau belum selesai jangan dibiarkan batu-batunya menumpuk di jalan,” tuturnya. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.