Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

maung bandung Protes!

34
0
PEDULI. Persib Bandung menyerahkan bantuan bagi korban banjir bandang ke SD Negeri 106 Aji­tung­gal Ci­jambe Kota Ban­dung.

JAKARTA – Persib Bandung jadi salah satu klub yang merasa draft jadwal yang sudah dibuat PT LIB tidak masuk akal. Sebab, Maung Bandung merasa penjadwalan tersebut sama sekali tidak melibatkan klub peserta. Alias seenaknya sendiri.

Hal tersebut dikatakan sang manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Dia mengatakan tidak puas dengan hasil penjadwalan yang dibuat oleh LIB. Selain harus menghadapi tim-tim berat di pekan-pekan awal seperti Arema FC, Bali United, dan Persipura Jayapura, buruknya komunikasi LIB dengan klub yang jadi pemegang saham terbesar jadi alasan lain.

“Sudah tanya belum ke klub setuju dengan jadwal itu? Apakah klub juga mau kick-off tanggal 8 Mei besok?,” katanya.

Harusnya, LIB selaku operator memanggil perwakilan klub lebih dulu untuk membicarakan jadwal. Diajak bicara masalah yang belum selesai apa saja, dan masalah barunya apa.

“Idealnya kan kami diajak bicara dulu kompetisi kapan digulirkan lalu bahas jadwal. Ini kok tiba-tiba sudah ada jadwalnya, seenaknya sendiri,” paparnya.

Umuh mengaku pihak dari Persipura Jayapura sempat menelponnya menanyakan apa mau PSSI dan LIB. Dia hanya menjawab sama-sama tidak tahu. Sebab, Persib juga tidak pernah diundang dan diajak bicara soal penjadwalan kompetisi. “Ini sepak bola Indonesia juga sedang banyak masalah. Tidak ada inisiatif baik, tidak ada pembicaraan evaluasi bagaimana. Aneh ini, biasanya semua diundang, kami tidak percaya dengan undian (penjadwalan, Red) ini ya,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh CEO Semen Padang Rinold Tamrin. Dia menuturkan Kabau Sirah tidak mau menerima secara gamblang draft yang sudah dikirim PT LIB tersebut. Pihaknya akan mengevaluasi terlebih dahulu apakah jadwal tersebut menguntungkan atau merugikan tim.

“Artinya ini kan jadwal satu musim yang belum dikonfirmasi, artinya kami lihat plus-minusnya, apakah nanti akan memengaruhi performa tim atau gimana. Jadi, intinya kami masih evaluasi, baru nanti kami kasih tanggapan ke LIB,” ungkapnya.

Untuk peninjauan jadwal, pihaknya akan melibatkan tim artinya staf pelatih Semen Padang. Nantinya jadwal akan dicocokkan dengan persiapan tim apakah sudah cukup atau belum. “Kalau menurut saya pribadi memang ada beberapa revisi. Tapi kami akan berkomunikasi dengan coach, yang sedang di Jogjakarta menyelesaikan lisensi AFC Pro,” katanya.

Protes dari tim tersebut cukup dimengerti oleh Manajer Kompetisi PT LIB Asep Saputra. Dia menjelaskan proses keluarnya jadwal melewati fase yang cukup panjang. “Ini kami sudah membuat ideal mungkin. Kami ingin mendekati variable tertentu yang harus disesuaikan,” terangnya.

Salah satunya 18 klub yang berkompetisi sama sekali tidak pernah dibagi klub besar atau kecil. Klub bertabur bintang atau tidak. Tapi pihaknya melihat pada posisi terakhir klasemen musim lalu, lantas diimplementasikan kepada sistem yang dimiliki. “Tim juara tetap mendapat keuntungan untuk tampil di partai awal memang, lawannya klub promosi,” paparnya.

Jadwal yang telah dibuat, kata diam, tidak ada niatan apapun untuk menguntungkan beberapa klub. ”Itu hasil evaluasi kami dari musim lalu yang sangat ketat jarak poin antar klubnya. Ada perubahan yang signifikan memang,” lanjutnya.

Namun, PT LIB tidak menutup pintu untuk protes klub, karena ada review sampai 19 April besok. “Tapi ini final draft ya, kalau ada review lebih fokus persiapan klub. persiapan yang tidak hanya teknis saja, tapi ada izin dan komersial lain,” ungkapnya. (rid/ful/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.