Dari Politisi, BirokratHingga Pengusaha

Mayasari Kantongi Tiga Kandidat

252
0
Sudah ada dua sampai tiga partai politik yang berkomunikasi. Namun, belum mengarah terhadap siapa yang akan diusung.” H Amir Mahpud Perwakilan Keluarga Mayasari
Loading...

TASIK – Beberapa nama kandidat bakal calon Bupati Tasikmalaya di Pilkada 2020 telah diamati dan dikaji. Untuk itu, keluarga Mayasari mengerucutkan tiga nama yang akan didorong maju sebagai kandidat.

Ketiga nama tersebut berasal dari kalangan politisi, pengusaha termasuk birokrat. Namun, keluarga Mayasari belum mau membuka identitas ketiga figur tersebut.

“Kita sudah inventarisir dari beberapa kandidat yang muncul ke publik menjadi tiga orang,” ucap perwakilan ke­luarga Mayasari H Amir Mahpud menghubungi Radar, Kamis (20/6).

Dia men­jelaskan di­ke­rucutkannya nama kandidat bakal calon bupati menjadi tiga orang, setelah pihaknya mendalami rekam jejak dan kemampuan kandidat yang muncul. Termasuk hasil komunikasi secara non formal dengan ketiganya. “Nantinya akan dipilih satu kandidat atau langsung dipasangkan menjadi pasangan calon. Tergantung situasi nanti,” terangnya.

Setelah itu, kata dia, barulah pihaknya akan menyodorkan ke partai politik untuk diusung. Ditanya siapa saja ketiga nama tersebut? Amir menegaskan mereka merupakan tokoh publik yang memiliki kemampuan serta kualitas mumpuni. Sebab, keluarga Mayasari tidak ingin menyodorkan figur calon pemimpin yang tidak memiliki visi jelas. “Tujuan kita mendorong kandidat itu, karena ingin pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya lebih baik lagi,” kata H Amir.

Ketika ditanya apakah sudah ada partai politik yang mencoba komunikasi dengan Mayasari? H Amir menegaskan sudah ada. Tetapi, hanya sekadar silaturahmi biasa dan belum membahas secara serius kaitan Pilkada 2020. “Sudah ada dua sampai tiga partai politik yang berkomunikasi. Namun, belum mengarah terhadap siapa yang akan diusung,” ungkapnya.

Presiden Direktur PT Primajasa itu menambahkan pihaknya membuka ruang bagi siapa saja kandidat atau partai politik yang hendak berkomunikasi. “Silakan, siapapun akan dibuka pintu lebar-lebar. Silaturahmi itu harus,” tandasnya.

Loading...

Sebab, kata H Amir, keluarga Mayasari siap bekerjasama dengan siapapun untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan mampu menyejahterakan masyakarat Kabupaten Tasikmalaya. ”Karena tujuan kita terlibat politik untuk memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat Indonesia khususnya Tasikmalaya,” tandasnya.

Sebelumnya, menghadapi konstalasi Pilkada Kabupaten Tasikmalaya September 2020. Keluarga Mayasari tengah menyiapkan kandidat yang akan diusung dan didorong maju sebagai bakal calon Bupati Tasikmalaya. “Kita sudah persiapkan kandidat (untuk bertarung di Pilbup Tasik, Red).

Kiprah keluarga Mayasari di dunia politik khususnya di Tasikmalaya memang bukan hal baru. Apalagi perusahaan Mayasari Group tersebut memiliki ribuan pekerja.

Menurut H Amir, keluarga Mayasari tidak pernah absen dalam setiap momen politik sejak zaman orde baru. ”Dari dulu juga selalu terlibat aktif (di dunia politik, Red), sejak ayah saya (H Mahpud, Red),” pungkasnya.

Gerindra Terbuka

Pengurus DPD PKS dan Gerindra Kabupaten Tasikmalaya mengakui sudah didatangi Deni Rusyniadi, putra daerah asal Kecamatan Sariwangi yang memiliki niat maju sebagai kandidat di Pilkada 2020.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tasikmalaya H Cecep Ruchimat (HCR) mengakui sempat berkomunikasi dengan Deni Rusyniadi yang datang ke Gerindra.

“Ya memang dia (Deni), menyampaikan keinginannya maju, tapi belum secara resmi ingin didorong Gerindra,” ujarnya.

Menurut Cecep, Gerindra membuka siapa pun bagi masyarakat yang ingin maju melalui partai bentukan Prabowo Subianto tersebut. ”Tapi nanti ada mekanisme partai, silahkan saja,” paparnya.

Yang pasti, kata HCR, di Pilkada 2020 pihaknya akan mengusung kandidat calon bupati dengan mengusung kader partai. ”Kita utamakan kader Gerindra, karena banyak potensi yang layak maju,” terangnya. (kim/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.