Polisi Selidiki Identitas dan Penyebab Kematian

Mayat Mengambang Luka di Kepala

225
0

SARIWANGI – Mayat tanpa busana berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di saluran irigasi Kampung Jareged Desa Jayaputra Kecamatan Sariwangi, Rabu (19/6) sore. Mayat yang identitasnya belum diketahui ini ditemukan oleh warga.

Kapolsek Leuwisari AKP Wahyudin mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya temu mayat oleh warga di saluran irigasi Kampung Jareged Desa Jayaputra Kecamatan Sariwangi sekitar pukul 17.00 sore. “Kami langsung mendatangi TKP temu mayat bersama Inafis dan Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk olah TKP,” ujarnya saat dihubungi Radar, kemarin.

Kata dia, mayat tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk langkah penyelidikan kepolisian mengumpulkan alat bukti dan mengungkap identitas serta penyebab kematian mayat tersebut.

Kata dia, saat ini kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kematian mayat tersebut, apakah korban pembunuhan atau seperti apa masih dalam tahapan penyelidikan.

“Belum, kita masih menyelidiki penyebab kematian termasuk identitas mayat tersebut. Kita koordinasi dengan Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk menyelidiki dan mengungkap kasus temu mayat ini,” paparnya.

Dari hasil pengamatan awal, lanjut dia, memang terlihat ada bekas luka di kepala bagian belakang. Namun, untuk kepastian penyebabnya perlu pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga bisa diketahui penyebab luka dan kematiannya. “Untuk penanganan awal kita bantu turun ke lokasi. Termasuk nanti untuk pengembangan penyelidikan,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi Atma SPd MH mengatakan awal penemuan mayat diketahui oleh pemuda yang bermain bola voli. Kebetulan lapangannya tidak jauh dari lokasi mayat ditemukan. “Pada saat voli, bolanya terlempar jatuh sampai ke irigasi di mana mayat tersebut mengambang,” ungkapnya.

Setelah menemukan mayat, kata dia, saksi mata langsung berlari dan memberitahu warga adanya mayat yang mengambang terbawa arus dan tertahan batang pohon pisang.

Jelas dia, ciri-ciri mayat berjenis kelamin laki-laki, sekitar umur dewasa, bentuk fisik belum diidentifikasi. Karena akan di bawa ke rumah sakit, kemudian dicari identitas dan motifnya. “Kita belum bisa mengandai-andai, tugas kita mencari identitas mayat dan kalau ada motif atau tindak pidana harus kita ungkap,” pungkasnya.(dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.