mbappe Atau Neymar ?

16

PARIS – Situasi sulit dihadapi raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Klub kaya raya itu wajib menjual asetnya. Satu dari dua superstar-nya. Neymar dan Kylian Mbappe, harus dijual.

PSG tidak punya pilihan lain selain melego salah satu pemain termahalnya untuk menghindari sanksi Finansial Fair Play (FFP) dari UEFA. Hal itu dikarenakan pembelian keduanya sudah mengacaukan neraca keuangan mereka.

Neymar dibajak PSG dari Barcelona dengan transfer 222 juta euro pada 2017. Sementara Mbappe dikontrak secara permanen musim ini dari AS Monaco dengan transfer 180 juta euro.

Menurut laporan Mirror dan Mediapart, PSG butuh 170 juta euro atau Rp 2,8 triliun untuk menyeimbangkan neraca keuangan dan menghindari sanksi UEFA. Karena itu, hanya Neymar dan Mbappe yang berharga di atas 170 juta euro. Jika seperti itu, otomatis salah satunya harus dilepas.

UEFA kini masih melakukan investigasi. Sementara pihak PSG membantah kabar telah melanggar regulasi FFP. Mereka saat ini dilaporkan tengah melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) terkait investigasi yang dilakukan UEFA.

Walau demikian, sejumlah laporan menyebutkan sanksi akan dijatuhkan. Makanya, PSG kini tengah mempertimbangkan opsi terbaik agar tidak mendapat hukuman berupa larangan tampil di Liga Champions musim depan.

Kalau mempertimbangkan performa pemain, PSG pasti bakal pusing memutuskan siapa di antara Neymar dan Mbappe yang harus mereka jual. Keduanya sama-sama hebat. Tetapi, jika berpikir jangka panjang, hampir dipastikan Neymar yang terusir dari PSG.

Mengapa? Saat ini, Neymar sudah berusia 26 tahun. Adapun, Mbappe baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-20.

Dengan kemampuan setara dan enam tahun lebih muda, Mbappe yang sukses mengantar Prancis menjadi jawara Piala Dunia 2018 jelas adalah aset yang paling berharga PSG.

Kalau pertimbangan bisnis, penjualan Mbappe jelas akan mendatangkan keuntungan bagi PSG. Karena Mbappe memiliki nilai jual 200 juta euro atau 3,294,750,000,000 (kurs Rp16.473).

Angka itu di atas nilai jual Neymar yang saat ini dikabarkan hanya paling tinggi 170 juta euro (Rp2.800.530.000.000).

Neymar sepertinya sudah sadar akan terusir musim panas nanti. Karena itu, menurut laporan Barca Blaugranes, penyerang Brasil itu kembali memberi isyarat ingin pulang ke Barcelona, klub yang dibelanya beberapa musim sebelum dibajak PSG.

Tetapi, menurut Diario AS, Bar­ca mungkin tidak tertarik lagi. Sebab, ada sebagian yang menganggapnya sebagai peng­khianat.

Harganya ju­ga terlalu mahal. Kendati begitu, AS melaporkan bahwa tim mempertimbangkan mema­sukkan Ousmane Dembele dalam kesepakatan untuk Neymar.

Akan tetapi, dengan performa Dembele yang terus membaik, opsi itu tampaknya kurang mungkin. Selain ke Barca, Neymar bisa juga ke Real Madrid yang memang meminatinya sejak masih di Santos. Rekannya di Timnas Brasil yang kini bermain di Barca, Arthur berharap akan ada jalan ke Barca.

“Secara pribadi, saya berdoa agar ia datang (ke Barcelona). Karena ia seorang superstar. Tidak terbantahkan. Saya pikir semakin banyak pemain hebat yang dimiliki tim. Semuanya akan lebih baik. Tetapi, ia memiliki kehidupannya sendiri. Dia tahu apa yang dia lakukan,” kata sang gelandang di Barca Blaugranes.

Soal negosiasi yang disebut-sebut media, Arthur mengaku tidak mengetahuinya. “Saya tak tahu seberapa serius negosiasi itu. Termasuk jika ada kesempatan untuk datang atau tidak. Tetapi, ia teman secara pribadi dan profesional yang saya kagumi. Saya akan sangat senang jika ia kembali ke sini,” kuncinya. (amr/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.