Membentuk Ponpes di Kota Tasik Tangguh Covid-19

88
0
SINERGI. Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya bersama pengurus Yayasan Jidris Assalam Pondok Pesantren Zaenussalam Kecamatan Purbaratu komitmen menerapkan prokes ketat di lingkungan lembaga pendidikan.
SINERGI. Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya bersama pengurus Yayasan Jidris Assalam Pondok Pesantren Zaenussalam Kecamatan Purbaratu komitmen menerapkan prokes ketat di lingkungan lembaga pendidikan.

TASIK – Sebagai bentuk komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan, Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya terus melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 lembaga pendidikan. Salah satunya di Yayasan Jidris Assalam Pondok Pesantren Zaenussalam Kecamatan Purbaratu, Kamis (17/12).

Kegiatan dihadiri Kalak BPBD Provinsi Jawa Barat, Sekda Kota Tasikmalaya, Kalak BPBD kota Tasikmalaya dan Ketua Umum DPD PGM Kota Tasikmalaya.

Divisi Pendidikan Yayasan Jidris Assalam Pondok Pesantren Zaenussalam Makin Kamaludin SPdI MSi mewakili Ketua Yayasan Jidris Assalam H Dudung Abdussalam MAg menjelaskan, pondok pesantren dan madrasah telah dikunjungi oleh Satgas Covid-19 untuk memberikan pemahaman penanganan pandemi Covid-19 kepada pengurus pesantren/madrasah dan siswa atau santri.

Imbauannya agar bisa diajak kerja sama dalam memperkuat protokol kesehatan (Prokes) dengan 3M Plus, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

“Kewajiban dan tanggung jawab pesantren/madrasah untuk melindungi dan memberikan arahan pada siswa/santri dalam menggunakan protokol kesehatan. Maka harus tetap ditekankan kepada mereka agar aman dari Covid-19,” katanya menirukan pesan dari Sekda Kota Tasikmalaya H Ivan Dikcsan, Jumat (18/12).

Selanjutnya, kata ia, sambil menunggu vaksin, pengurus pesantren/madrasah dan santri diminta tetap patuh 3M plus.
Sambung Makin, setelah mendapatkan pesan tersebut, pihaknya pun siap menjadi pondok pesantren/madrasah tangguh Covid-19, terlebih mengingat di Kota Tasikmalaya kini suspect Covid-19 melonjak tajam.

“Makanya kita selalu tekankan ada siswa atau santri ini setiap aktivitas harus selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan selalu ingat melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatannya,” ujarnya.

Ketua Umum DPD PGM Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asy’ari SPd menyampaikan, sosialisasi yang diadakan oleh Satgas Covid-19 keliling lembaga pendidikan ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan PHBS di lembaga pendidikan.

Dengan begitu, lembaga pendidikan bisa menaati protokol kesehatan dan bisa menyediakan berbagai fasilitas atau sarana yang mampu mencegah penyebaran Covid-19.

“Protokol kesehatan harus di­ikuti semua pihak, termasuk pon­dok pesantren. Sehingga bisa melak­sanakan kegiatan keagamaan yang aman, imun dan iman,” katanya.

Konsolidasi ini sebagai upaya pentingnya menjaga kesehatan di saat pandemi Covid-19. “Ini bentuk saling support dari semua pihak. Pencegahan penyebaran Covid-19 ini bentuk tanggung jawab bersama,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.