Melalui Pengolahan Sampah Terpadu

Membentuk Siswa Berkarakter

12

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Mencetak anak yang bisa berhasil di dunia dan akhirat menjadi tujuan utama pendidikan. Termasuk SDN 3 Pengadilan Tasikmalaya yang ingin membangun sekolah berkarakter. Berbagai upaya dilakukan.

Kepala SDN 3 Pengadilan Tasikmalaya Ely Nurtini SPd MSi mengatakan, sejak dini anak harus sudah mulai diarahkan untuk pendidikan yang seimbang, antara pendidikan dunia dan akhirat.

“Pendidikan karakter di sekolah sangat dibutuhkan,” kata Ely kepada Radar, Jumat (12/10).

Menurut Ely, seorang anak yang berkarakter dihasilkan dari orang tua, guru dan sekolah yang berkarakter. Sebab anak-anak melihat contoh dan kebiasaan yang direkam melalui panca indranya sehingga membentuk karakter.

“Makanya, pendidikan sekolah harus sinkron dengan pendidikan orang tua di rumah,” katanya.

Untuk itu, sekolahnya melakukan pertemuan khusus dengan orang tua yang dilaksanakan setiap kelas untuk berkomunikasi mengenai visi dan misi sekolah.

“Kemudian kami memberikan contoh pola asuh anak yang sesuai dengan ajaran Islam, karena selama ini masih banyak orang tua yang ber-mindset bahwa anak harus berprestasi itu ukurannya nilai yang bagus, dapat peringkat kelas atau hal yang sifatnya duniawi, padahal tidak seperti itu,” tuturnya.

Merubah mindset orang tua terkait pemahaman tersebut terus dilakukan, bahwa pendidikan yang benar harus seimbang antara dunia dan akhirat. Sasaran edukasi ini tak hanya orang tua tapi juga guru.

Pembiasaan pendidikan karakter ini, mengucapan salam saat masuk kelas. Kepada orang tua juga tidak hanya mencium tangan, tapi sambil ucapkan salam dan memeluk.

“Kita juga ada sarapan bersama yang tiap bulannya kita susun menu makan mulai dari sayur, ikan dan lainnya. Hal ini agar anak juga suka sayur dan ikan,” katanya.

Pihaknya juga setiap hari selalu memberikan kata-kata motivasi bagi siswa agar semangat. (ais)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.