Membina Pemuda Melalui Pendidikan & Pelatihan di Ponpes Idrisiyyah Tasik

56
0
ISTIMEWA PEMBINAAN. Divisi Kepemudaan Pondok Pesantren Idrisiyyah fokus membina pemuda agar lebih produktif. Termasuk dalam pengembangan ekonomi dan pertanian.
Loading...

Divisi Kepemudaan Pondok Pesantren Idrisiyyah kini tengah fokus untuk membina pemuda agar lebih produktif. Termasuk dalam pengembangan ekonomi dan pertanian.

Kepala Divisi Kepemudaan Pondok Pesantren Idrisiyyah Ustaz Iing Setiadi S M menjelaskan, Divisi Kepemudaan di Pondok Pesantren Idrisiyyah menggarap pendidikan nonformal atau di luar sekolah dan pondok pesantren. “Di dalamnya ada pembinaan, pelatihan pemuda,” kata Ustaz Iing Selasa (26/1/2021).

Divisi Kepemudaan juga memiliki beberapa bagian yang terus digarap. Salah satunya kelaskaran (Laskar Sufis).

Menurutnya, Laskar Sufis ini tidak begitu dikenalkan kepada orang banyak karena ada di bawah bimbingan Mursyid yang segala sesuatunya ada dalam komando guru Mursyid.
“Kami juga bergerak dalam pengobatan terapi yang dilakukan oleh Ikatan Terapis Muda Idrisiyyah (ITMI),” ujarnya.

Baca juga : Khodijiyyah Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasik Tingkatkan Pendidikan & Ekonomi

loading...

ITMI bergerak dalam pengobatan, seperti refleksi, bekam dan pengobatan lainnya.

Termasuk, fokus mengembangkan olahraga ilmu bela diri melalui Padepokan Silat Sufis yang sampai saat ini terus dikembangkan. “Kita juga memiliki bagian advokasi dan mediasi.

Itu guna menghadang bila adanya permasalahan yang masuk ke ranah hukum. Jadi bila ada permasalahan ada mediasi untuk selanjutnya ke ranah hukum bila memang tidak bisa di selesaikan dengan mediasi,” kata dia.

Menurut dia, saat ini Divisi Kepemudaan Idrisiyyah terus menjalankan semua bagian tersebut, mulai dari kegiatan silat, pengobatan terapis pengobatan untuk jamaah.

“Kami saat ini tengah fokus dalam pengembangan pendidikan generasi muda yang difokuskan pada keahlian untuk bekal para pemuda,” kata dia.

Termasuk melalui pendidikan dan latihan membekali generasi muda untuk mempunyai keahlian dalam bidang wirausaha.

“Pemuda yang tidak memiliki pekerjaan dilatih dan diberikan modal usaha untuk mendirikan sebuah perusahaan dalam bidang apapun mulai dari desain grafis, percetakan hingga pertanian dan perikanan,” ujar Ustaz Iing.

Menunjang berbagai usaha yang dijalankan oleh pemuda, Divisi Kepemudaan Bekerja Sama dengan semua divisi mengembangkan ekonomi pertanian dengan menanam berbagai tanaman potensial. “Bahkan setiap DPC Sufis ini diarahkan menanam tanaman bawang daun dan sayuran, termasuk obat herbal,” kata dia.

Menurut dia, saat ini pemuda harus memiliki beragam pengetahuan. Karena pemuda sendiri sebagai garda terdepan sebagai pembela aset tarekat.

“Sebelum membela orang lain ketahanan pangan juga harus terjaga dengan cara memberikan modal dan pengetahuan itu,” kata Ustaz Iing yang juga menjelaskan bahwa pada 2021, pihaknya juga berencana melaksanakan Kongres Pemuda Idrisiyyah. (ujg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.