Membludak, Ratusan UMKM Ciamis Daftar Bantuan

4195
7
ANTRE. Ratusan pelaku UMKM antre di Kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) untuk mendaftarkan bantuan presiden, Minggu (18/10). IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Bantuan presiden (Banpres) bagi pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) kembali dibuka setelah kuota masih tersisa banyak.

Para pelaku UMKM pun menyambut baik peluang tersebut dengan mendatangi Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Ciamis untuk mendafatar, Jumat-Minggu (16-18/10).

Baca juga : Kecewa, Mahasiswa Ciamis Ancam Demo Lagi

Setiap harinya, ratusan pelaku usaha rela antre untuk bisa mendaftar, supaya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat bagi UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Evi Ervianti (35), pelaku UMKM makanan ringan mengaku rela antre untuk bisa mendapatkan bantuan presiden.

Loading...

Awalnya, pada tahapn pertama dirinya tidak kebagian mendaftar karena informasinya sudah penuh dan kuota habis. Namun, baru-baru ini ada informasi lagi bahwa pendaftaran bantuan dibuka kembali.

“Setelah mendengar dibuka kembali pendaftaran bantuan, saya langsung datang ke kantor dinas untuk daftar dengan harapan bisa mendapatkan bantuan tersebut. Karena saat ini sangat kesulitan untuk permodalan, mengingat pendapatan anjlok di tengah pandemi ini,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

“Saat pergi ke dinas ternyata sudah banyak yang mengajukan dan antre sekali, semoga saja masih bisa dan masuk. Makanya saya mengajukan  bantuan agar bisa menambah modal untuk jualan keripik singkong lagi,” katanya, menambahkan.

Terpisah, Sekretaris DKUKMP Kabupaten Ciamis Dadan Widadi menyampaikan bahwa untuk pendaftaran bantuan UMKM sudah dibuka kembali sesuai intruksi pemerintah pusat. Pasalnya, dari kuota 12 juta, berdasarkan hasil verifikasi  baru 9,1 juta UMKM yang memenuhi syarat dan mendapatkan bantuan.

“Artinya masih ada kuota 2,9 juta lagi, sehingga penerimaan pengajuan bantuan dibuka sampai akhir November 2020 oleh pemerintah pusat,” ujarnya, menjelaskan.

Tambah dia, setelah beberapa hari dibuka kembali, sudah banyak yang datang untuk mendaftar. Bahkan setiap harinya lebih dari 100 orang pelaku UMKM datang ke kantor.

“Bahkan ada juga yang melakukan dengan sistem kolektif dari desa masing-masing. Karena saat ini jumlahnya cukup banyak, tetap pihaknya menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Lanjut dia, jauh-jauh hari memang sudah ada imbauan untuk dilakukan pengajuan atau pendaftaran bantuan dilakukan secara kolektif melalui desa, sehingga tidak terjadi antrean yang mengkhawatirkan di tengah pandemi seperti ini. “Jadi memang masih banyak juga pelaku UMKM yang langsung datang sendiri, ya kita tetap layani. Walaupun disarankan untuk kolektif oleh desa,” ucapnya.

Tahap awal, jelas dia, jumlah pengajuan bantuan presiden untuk UMKM di Kabupaten Ciamis mencapai 73 ribu. Sedangkan pada tahap kedua yang baru tiga hari dibuka jumlahnya sudah mencapai ratusan, karena memang antusiasinya begitu luar biasa.

Baca juga : Supriatna Gantikan Suyono Jadi Anggota DPRD Ciamis

“Persyaratan pengajuan Banpres UMKM ini sama seperti sebelumnya yang harus dipenuhi yaitu WNI, memiliki usaha mikro, mempunyai NIk KTP, bukan ASN atau pejabat BUMD dan juga tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR. Maka, dengan perpanjangan pengajuan bantuan ini, pelaku UMKM yang belum mendapatakannya mudah-mudahan nanti bisa dapat,” harapnya.

“Saya harap bagi yang sudah menerima bisa memanfaatkan bantuan ini untuk menambah modal usaha sesuai peruntukannya, tidak digunakan selain daripada modal, semoga digunakan kepada modal dan bermanpaat,” katanya, menambahkan. (isr)

loading...

7 KOMENTAR

  1. Saya adalah pelaku usaha mikro dibidang bibit-bibitan, sampai sekarang masih pada tahap sebagai penyalur belum menjadi penangkar. Faktor utamanaya adalah permodalan yang sangat minim.

    Padahal selalu ada permintaan baik bibit tanaman tahunan, musiman atau holtikultur.
    Cintoh saat ini ada permintaan bibit kelapa (kitri) 10 rb sampai dengan 30 rb.
    Yaah saya hanya bisa urut dada….padahal saya ingin menjadi penangkar bibit dan benih … Dan menjadi satu satunya yang kumplit di kab ciamis ini.

    Saya hanya bisa menjalani setahap demi setahap… Mudah mudahan aku diberi kepercayaan tambahan modal usaha
    Yang sekarang sedang diajukan walaupun blm keterima.

    Semoga saya istiqomah dalam kesederhanaan usaha ini, suatu saat saya yakin PASTI BISA….
    ….
    AAMIIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.