Membuat Terobosan dalam Penarikan PBB

113

BANJAR – Desa Kujangsari Kecamatan Langensari menuntaskan penarikan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Sejak dimulainya penarikan pajak April lalu, pemerintah desa sudah merampungkan sebanyak 5.193 wajib pajak dengan total Rp 94 juta.

“Alhamdulillah penarikan PBB di Desa Kujangsari sudah selesai seratus persen. Kami punya terobosan sendiri untuk mekanisme penarikan pajak supaya wajib pajak taat serta tepat waktu,” kata Kepala Desa Kujangsari Siti Aisah SIP Rabu (11/7).

Dengan mekanisme yang dibuatnya, terbukti sejak 2014 hingga 2016 secara berturut-turut menjadi desa pertama yang penarikan pajaknya rampung 100 persen. Alhasil, dia dan seluruh perangkat desa mendapat penghargaan dari wali kota.

“Mekanisme yang saya ciptakan dalam penarikan PBB ini, pertama saya gencar melakukan sosialisasi di setiap kegiatan kemasyarakatan, baik keagamaan atau kegiatan massa lainnya. Kedua, kami mengirimkan undangan pembayaran PBB kepada seluruh wajib pajak dan mengagendakan tempat pembayarannya, misal di RT sekian hari ini pembayaran PBB,” ujarnya.

Ketiga, kata dia, pihaknya menurunkan petugas untuk jemput bola.

“Nah ini penting. Jemput bola ini dikhususkan bagi wajib pajak yang tidak datang menghadiri undangan atau belum bayar PBB-nya,” katanya.

Cara ini dianggapnya efektif. Namun, kata dia, tetap mekanisme ini bisa berhasil dengan bantuan dan kerja sama seluruh pihak, termasuk kepala dusun serta ketua RT.

“Tahun ini insyallah kami menjadi desa tercepat lagi dalam penarikan PBB,” ujarnya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.