Saat Ini, Kondisi Pelaku Mengalami Syok

Mahasiswa Membunuh karena Utang ke Pacar

296
0
USAI JUMATAN. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf setelah melaksanakan salat Jumat di Masjid Aisyah Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Jumat (29/3).
Loading...

TASIK – Kasus pembunuhan janda muda di Hotel Daya Grand masih dalam penyidikan Polres Tasikmalaya Kota. Peristiwa tersebut merupakan tindakan spontanitas tanpa direncanakan tersangka.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH mengatakan RFH masih menjalani proses penyidikan. Pihaknya terus melengkapi berkas perkara, sebelum kasus tersebut naik ke penyidikan tahap dua di Kejaksaan. “Proses penyidikan masih berjalan,” ungkapnya yang ditemui usai salat Jumat di Masjid Aisyah, Kota Tasikmalaya kemarin (29/3).

Disinggung perkiraan kasus tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Febry belum bisa menjanjikan waktunya. Namun pihaknya berharap tidak ada kendala dalam proses penyidikan yang sedang dilakukan. “Target kita secepat-cepatnya kita selesaikan,” ujarnya.

Menurutnya, kepolisian tidak akan sembarangan melimpahkan perkara ke kejaksaan. Pemberkasan kasus dilakukan sesuai dengan prosedur dan profesional. “Proses ini tetap harus berjalan sesuai aturan,” katanya.

Kuasa Hukum RFH, M Ismail SH mengatakan kliennya masih dalam kondisi syok. Dia sangat menyesali perbuatannya yang membuat Oon Saonah alias Ica kehilangan nyawa. “Yang bersangkutan (RFH) sangat merasa bersalah,” ungkapnya.

Loading...

Akan tetapi, selama menjalani proses penyidikan RFH bersikap kooperatif. Setiap pertanyaan penyidik dijawab dengan jelas dan apa adanya.

Ismail menekankan peristiwa pembunuhan itu terjadi atas dasar spontanitas, tanpa perencanaan dari RFH. Bahkan menurut kliennya, Oon masih dalam keadaan hidup ketika tersangka meninggalkannya di kamar hotel. “Mungkin karena tidak segera mendapatkan pertolongan, akhirnya meninggal,” tuturnya.

Soal ada tidaknya motif lain pembunuhan, Ismail mengatakan bahwa RFH sedang butuh uang untuk membayar hutang. “Motifnya ya karena tidak dipinjami uang,” tuturnya.

Seperti diketahui, Rabu 6 Maret 2019 Oon Saonah alias Ica (32) ditemukan tewas di kamar Hotel Daya Grand Jalan Brigjen Sutoko Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.  Di jenazah warga asal Babakan Bandung Kecamatan Mangkubumi itu terdapat beberapa luka mencurigakan.

Saat ekpose di Mapolres Tasikmalaya Kota, RFH mengatakan saat kejadian dia meminta pinjaman uang Rp 4 juta kepada Ica. Uang itu untuk membayar utang yang sudah ditagih. “Saya punya utang ke pacar saya Rp 2,8 juta, Rp 1,1 juta ke teman, terus Rp 300 ribu ke teman juga,” kata RFH.

Beberapa kali bujukan tidak membuat Ica memberinya pinjaman. Dia pun mencekiknya dengan tujuan memberikan ancaman. “Dia mau teriak, jadi saya cekik makin kencang,” tuturnya.

Cekikan itu membuat Ica tewas seketika. Usai membunuh Ica, hidup RFH tidak tenang terlebih dia merasa kepolisian pasti mencarinya. Dia pun kabur ke wilayah Kabupaten Kuningan lalu berpindah ke Jakarta. RFH sempat kembali ke Tasikmalaya tetapi kembali pergi ke Jakarta. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.