Mempererat Kebersamaan Mahasiswa

5

TASIK – Kegiatan ngaliwet bagi Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Tasikmalaya menjadi tradisi tahunan. Tujuannya sebagai ajang silaturahmi serta moment yang mencerdaskan dan menggembirakan.

Ketua Prodi PBA IAIC Asep M Tamam mengatakan agenda ngaliwet yang dilaksanakan di Objek Wisata Batu Mahpar Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya Jumat (30/11) diikuti oleh semua mahasiswa PBA dari tingkat 1 sampai tingkat akhir.

Kegiatan ini menjadi agenda rutin sejak 10 tahun ke belakang. Acara ngaliwet ini diyakini menjadi ajang untuk mempersatukan mahasiswa dari tingkat 1 sampai tingkat akhir.

“Meskipun acara wajibnya makan bersama, tapi nilai filosofisnya luar biasa. Ngaliwet adalah tradisi makan nasi dengan lauknya yang khas yakni ikan asin atau daging ayam, tahu dan tempe goreng, sambal dan lalab ditambah kerupuk. Moment ini menjadi saksi kebersamaan 200 mahasiswa berkumpul dan mengikrarkan diri sebagai keluarga,” terang Asep M Tamam kepada Radar, Sabtu (1/12). Nilai kebersamaan ini merupakan spirit untuk bersama-sama maju dan berkembang.

Asep menambahkan, selain makan bersama Prodi PBA juga memiliki kegiatan mingguan, bulanan dan tahunan yang terkonsep. Di bidang keilmuan ada dua kegiatan mingguan yang terjaga yakni membuat majalah mahasiswa jurusan.

Ia mengatakan, majalah mahasiswa ini untuk memberi ruang ekspresi kepada mahasiswanya. “Rihlah ilmiyah menjadi wajib setiap tahunnya, bahkan kami pernah juga mengunjungi pameran buku internasional di Jakarta,” katanya.

Lanjutnya, beberapa mahasiswa PBA juga aktif menjadi pengurus Ikatan Mahasiswa PBA di Tingkat Jawa Barat, DKI, Banten dan di tingkat nasional. “HMJ PBA juga mengadakan lomba kebahasaaraban Tingkat Provinsi Jawa Barat setiap tahunnya,” ungkapnya. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.