Mempermudah Pencairan SP2D

48
0
istimewa KERJA SAMA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menyepakati kerja sama Pelayanan SP2D online dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk di Outlet bjb Precious Kota Bandung Kamis (8/8).

BANDUNG – Sebagai bank penge­lola keuangan daerah, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba­rat dan Banten Tbk, ber­komitmen mendukung program pe­me­rintah. Baik dalam kegiatan tran­saksional mau­pun gerak­an nasional nontunai.

Salah satu upa­ya dalam me­ning­katkan mu­tu dan kualitas layanan terhadap pemerintah, Bank bjb dan Pemkot Tasik­malaya menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) ten­tang Layanan Su­rat Perintah pencairan Dana (SP2D) di Outlet bjb Precious Kota Bandung, Kamis (8/8). Kerja sama itu dilaksanakan langsung Direktur IT, Treasury dan International Banking Bank bjb Rio Lanasier dengan Wali Kota Tasik­malaya Drs H Budi Budiman. Hadir dalam ke­sem­patan itu pejabat Pemkot Tasikmalaya, Kepala Cabang bjb Tasikmalaya Achmad Djuansjah dan Pemimpin Divisi Hubungan Kelem­bagaan Isa Anwari.

Pemimpin Di­visi Corporate Secretary Bank bjb M Asadi Budiman me­nuturkan pe­ning­katan layanan SP2D secara online ters­ebut dapat mempersingkat waktu pencairan. Di mana adanya penambahan fitur yang memberikan kemudahan akses data SP2D oleh pihak Pemkot. Selama ini, proses pencairan SP2D yang berjalan secara manual, memakan waktu cukup lama. Satu dokumen saja membutuhkan waktu 5 sampai 7 menit. Sementara dalam satu hari tentu Pemkot menampung banyak SP2D yang harus dicairkan. “Maksud dan tujuan peningkatan Layanan SP2D secara online diantaranya pertama, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mempercepat waktu proses pencairan,” katanya melalui keterangan pers.

Melalui koneksi atau host to host antara data SP2D yang siap dicairkan dengan aplikasi bank bjb, ditaksir bisa meminimalkan faktor human error. “Petugas bank tidak perlu meng-input seluruh isi atau data dari dokumen SP2D tadi, tapi cukup dengan melakukan inquiry berdasarkan nomor SP2D yang siap untuk dicairkan tersebut,” tuturnya.

Kemudian, integrasi ini dilengkapi dengan kemudahan dan terdapat Dashboard SP2D Online yang dapat diakses oleh pihak Pemkot. Sebagai fitur monitoring untuk melihat SP2D yang masuk dan yang sudah dicairkan atau belum dicairkan pihak bank. Tanpa perlu melakukan konfirmasi. “Dashboard ini sendiri, bersifat real time, sehingga memudahkan pihak Pemkot ketika melakukan pengecekan progres SP2D,” ujarnya.

Hadir juga fitur check nomor rekening nasabah, khusus nasabah Bank bjb, sehingga itu bisa meminimalisir kesalahan peng-input-an nomor rekening penerima SP2D.

“Diharapkan SP2D online ini dapat menjadi kerja sama yang saling menguntungkan, sehingga Pemkot merasa terbantu dan menjadikan layanan ini sebagai salah satu andalan kegiatan transaksi non tunai,” kata dia. (igi/rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.