Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Menang Harga Mati, PERSIB BANDUNG vs BORNEO FC

21
0
Robert rene alberts

BANDUNG –  Persib Bandung memang belum menemukan performa terbaik. Bahkan dengan nama besarnya, Persib malah bertengger di posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1. Tentu bukan hasil yang bagus bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

Setelah empat laga terakhir gagal menang, maka ini merupakan kesempatan terbaik bagi Persib Bandung untuk meraih tiga poin dan naik peringkat di klasemen Liga 1 Indonesia. Sudah lama bobotoh tidak mendengar kabar gembira dari klub kesayangan mereka ini.

Persib Bandung gagal menang dalam empat pertandingan terakhirnya di ajang Liga 1 Indonesia. Terakhir kali 8 Agustus lalu Maung Bandung cuma bisa main draw 2-2 di kandang Persela Lamongan, klub yang hanya sedikit saja di atas zona degradasi.

Sebelum itu mereka kalah beruntun dari Bali United (0-2), Arema FC (5-1), dan Barito Putera (1-0). Itu bukan hasil-hasil yang diinginkan oleh pelatih Robert Alberts.

Rentetan hasil yang kurang memuaskan tersebut sempat membuat suporter protes. Laga kontra Borneo FC nanti malam di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dijadikan sebagai penebus poin yang hilang.

Kemenangan pun menjadi harga mati. Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts bertekad mengamankan poin sempurna untuk memperbaiki posisi klasemen.

“Besok (hari ini, Red) laga yang besar bagi kami. Karena kami ingin memperbaiki posisi di sisa paruh musim,” ucap pelatih asal Belanda tersebut.

Sayangnya pada duel nanti malam, Maung Bandung harus turun tanpa Bek Ahmad Jufriyanto (akumulasi) dan gelandang Rene Mihelic (cedera). Tanpa Mihelic tampaknya Robert tak perlu khawatir. Sebab saat imbang dengan Persela Abdul Aziz bisa menggantikan peran Mihelic dengan baik. Sementara itu untuk posisi Jupe (sapaan Jufriyanto) akan digantikan o Indra Mustafa.

Disisi lain yang menjadi perhatian Persib saat ini adalah ketajaman lini depan. Striker Maung Bandung masih seret. Bahkan dua gol yang diciptakan saat menantang Persela tercipta dari skema set piece. Tetapi Robert nampaknya tak terlalu memusingkan kurangnya produktivitas lini depan.

“Saya tidak peduli bagaimana caranya asal jadi gol. Jika itu dari set piece maka itu bagus, karena bisa jadi senjata. Tapi saya ingin lihat tim bisa bermain dengan permainan terbuka,” jelas mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Namun ambisi tim kebanggaan Jawa Barat meraih tiga poin, tampaknya akan menemui kesulitan. Borneo FC mencatatkan tiga kemenangan dan tiga kali draw dalam enam laga terakhirnya di ajang Liga 1 Indonesia.

Setelah menang 2-0 atas PSIS Semarang dan 4-3 dalam derby Kalimantan lawan Barito Putera, mereka berturut-turut imbang 1-1 di Badak Lampung, 2-2 di kandang Persela Lamongan yang diwarnai dua kartu merah, serta 2-2 lagi saat menjamu PSS Sleman. Beruntung laga terakhir lawan PSM Makassar menang 2-0.

Dengan hasil itu, Pesut Etam berhak naik ke posisi lumayan elite, ranking kelima klasemen Liga 1 Indonesia dengan 19 poin. Sementara itu skuad asuhan Robert Alberts di posisi kesembilan dengan 14 poin. Tapi bedanya, Borneo FC baru memainkan 11 pertandingan, sementara Persib Bandung sudah 13 laga.

Borneo FC pun tak mau pulang dengan tangan kosong. Meski banyak pemain yang absen akibar cedera ataupun akumulasi, mereka tetap optimis bisa meraih poin. Ditambah striker Matias Conti sudah kembali dari cedera. Hanya saja, Conti masih belum bisa turun dari menit pertama.

“Kami tahu mereka sedang dalam momen yang kurang baik, tapi itu sudah lewat. Setiap pertandingan itu selalu berbeda dan tergantung momennya. Bagi setiap tim, selalu sulit jika bermain di sini karena Persib adalah tim besar dan kuat. Tapi bagi kami penting untuk meraih tiga poin besok,” ucap pelatih Borneo FC Mario Gomez. (pra)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.