Menang namun Belum Tenang

202
0
Mohamed Salah

LIVERPOOL – Kemenangan memang melegakan. Apalagi di fase grup Liga Champions yang tiap poin akan sangat krusial. Namun, kemenangan 3-0 Liverpool atas Maribor kemarin dini hari tadi justru menimbulkan kecemasan bagi pelatih Juergen Klopp.
Tiga gol The Reds pada laga yang dihelat di Stadion Anfield itu dicetak Mohamed Salah pada menit ke-49, Emre Can (64’) dan Daniel Sturridge (90’). Terlepas dari lawannya yang hanya Maribor, Liverpool seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol seperti yang mereka lakukan di matchday ketiga saat menghajar Maribor 7-0 (18/10).
Ya, Liverpool lagi-lagi gagal mengeksekusi penalti. Adalah sepakan James Milner yang digagalkan kiper Maribor Jasmin Handanovic pada menit ke-53. Itulah kecemasan Klopp. Sebab, sejauh ini sudah ada tiga hadiah penalti yang gagal berbuah gol dari empat kesempatan. Ironisnya, ada tiga eksekutor berbeda untuk empat kesempatan itu. Selain Milner, sebelumnya ada Roberto Firmino dan Mohamed Salah.
“Itu (gagal penalti) bukanlah hal yang menjadi pikiran kami pasca kemenangan ini,” ucap Klopp kepada Mirror. “Padahal, sepakan Milner sudah bagus. Tapi, penyelamatan yang dilakukan (Handanovic, Red) juga fantastis. Anda harus menghormatinya,” sambung pelatih berkebangsaan Jerman itu.
Klopp juga mengakui bahwa kelemahan Liverpool saat ini adalah belum adanya eksekutor penalti tetap. Bahkan, mantan pelatih Borussia Dortmund itu memastikan bahwa pemain lain akan mendapat kesempatan untuk jadi penendang di laga berikutnya.
Lalu, apa yang membuat Klopp memilih Milner sebagai penendang pada laga kemarin? Padahal, dari enam penalti sebelumnya, Milner sudah empat kali gagal. Sedangkan Firmino dan Salah yang juga sempat jadi eksekutor jadi starter pada laga tersebut.
“Menurut saya, penalti terakhir kami (Salah) kurang kreatif,” kata Klopp lagi merujuk eksekusi Salah saat Liverpool menang 3-0 dari Huddersfield (28/10) di Premier League. “Sebelumnya lagi, Firmino juga sempat gagal. Namun, kami pasti akan menemukan pemain yang cocok untuk itu di laga selanjutnya,” kata Klopp.
Kemenangan tersebut sangat penting karena membuat posisi Liverpool kukuh di pucuk klasemen grup D dengan 8 poin. Meski begitu, tiga angka atas Maribor harus dibayar mahal dengan cederanya Gioginio Winaldum. Gelandang timnas Belanda itu cedera engkel dan harus digantikan Jordan Henderson saat laga baru memasuki menit ke-17. Kondisinya diragukan untuk bisa pulih dengan segera.
Padahal, matchday kelima sangat krusial bagi Liverpool karena akan bertandang ke Stadion Ramón Sánchez Pizjuán menghadapi Sevilla (22/11) yang berstatus runner up dengan 7 poin. Posisi mereka semakin gawat bila kalah pada laga tersebut. Sebab, Spartak Moskow masih menguntit ketat di tempat ketiga dengan 5 poin.
“Saya gembira dengan hasil ini. Apalagi, gol saya membantu kemenangan tim,” kata Emre Can. “Saya rasa, semuanya berlangsung dengan baik di Liga Champions. Hanya saja, musim ini baru berjalan. Bila kami bisa memenangakan dua laga berikutnya, maka kami bisa melanjutkan tren positif tersebut,” pungkas gelandang timnas Jerman itu. (io)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.